Ekspor Makanan dan Minuman Mei 2009 Anjlok 30%
Minggu, 14/06/2009 13:14 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Nasib ekspor produk makanan dan minuman Indonesia (mamin) hingga pertengahan 2009 ini masih terus mengalami penurunan. Faktor krisis global masih menggelayitu kinerja ekspor produk makanan dan minuman dalam negeri.
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) mencatat eskpor mamin di akhir Mei 2009 masih anjlok sebesar 30% dari periode yang sama pada tahun 2008.
"Ekspor masih turun 25% sampai 30% posisi akhir Mei, faktor flu babi memang masih sangat kecil, ini data dari Depdag," kata Ketua Gapmmi Franky Sibarani saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (14/6/2009).
Seperti kondisi sebelumnya penurunan ekspor masih sebagian besar terjadi di pasar-pasar Amerika dan Eropa. Umumnya penurunan ekspor terjadi pada produk makanan dan minuman olahan seperti udang dan lain-lain.
"Ekspor kita sekarang, paling sebagian besar ke pasar Asia saja," katanya.
Franky mengatakan dari total jumlah ekspor makanan dan minuman Indonesia pada tahun 2008 sempat menembus US$ 2 juta, dengan permintaan ekspor yang belum membaik jumlah ekspor tahun ini hanya diproyeksikan US$ 1,5 juta.
Mengenai isu flu babi yang saat ini sudah masuk di stadium 6, ia memperkirakan dampaknya sedikit banyak akan mempengaruhi ekspor mamin Indonesia ke pasar-pasar ekspor.
"Dampaknya itu sangat mungkin, dengan banyak negara memprotek, itu kemungkinanya besar terjadi, memang sih Indonesia belum masuk dalam negeri," ujarnya.
(hen/lih)
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) mencatat eskpor mamin di akhir Mei 2009 masih anjlok sebesar 30% dari periode yang sama pada tahun 2008.
"Ekspor masih turun 25% sampai 30% posisi akhir Mei, faktor flu babi memang masih sangat kecil, ini data dari Depdag," kata Ketua Gapmmi Franky Sibarani saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (14/6/2009).
Seperti kondisi sebelumnya penurunan ekspor masih sebagian besar terjadi di pasar-pasar Amerika dan Eropa. Umumnya penurunan ekspor terjadi pada produk makanan dan minuman olahan seperti udang dan lain-lain.
"Ekspor kita sekarang, paling sebagian besar ke pasar Asia saja," katanya.
Franky mengatakan dari total jumlah ekspor makanan dan minuman Indonesia pada tahun 2008 sempat menembus US$ 2 juta, dengan permintaan ekspor yang belum membaik jumlah ekspor tahun ini hanya diproyeksikan US$ 1,5 juta.
Mengenai isu flu babi yang saat ini sudah masuk di stadium 6, ia memperkirakan dampaknya sedikit banyak akan mempengaruhi ekspor mamin Indonesia ke pasar-pasar ekspor.
"Dampaknya itu sangat mungkin, dengan banyak negara memprotek, itu kemungkinanya besar terjadi, memang sih Indonesia belum masuk dalam negeri," ujarnya.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 08:25 WIB
OSO Securities: IHSG Lanjutkan Penguatan
-
Jumat, 25/05/2012 08:18 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
