Target Ekspor 100 Ribu Ton Beras Tak Tercapai
Senin, 15/06/2009 15:15 WIB
(Foto:dok detikFinance)
Jakarta - Pemerintah memastikan target ekspor beras sebanyak 100 ribu ton hingga akhir Juni 2009 tidak akan tercapai. Sampai saat ini realisasinya baru mencapai kisaran 2.000 ton.
"Ekspor sudah ada realisasi 2.000 ton lebih, semuanya dari swasta, Bulog belum melakukan (ekspor). Jenis beras yang diekspor ini adalah beras jenis premium dan sedikit beras organik," ujar Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/6/2009).
Bayu mengakui dengan masih kecilnya realisasi ekspor beras ini, maka target ekspor 100 ribu ton sampai akhir Juni ini tidak akan tercapai.
"Tapi tidak apa-apa, kita kan masih belajar, dan harga beras internasional juga sekarang sedang turun," katanya.
Ditegaskannya, pemerintah tidak akan memperpanjang batas waktu ekspor beras dari yang telah ditetapkan pada akhir Juni ini.
"Tapi untuk beras organik, pintu ekspornya teruis dibuka sampai akhir tahun, dan berapa pun jumlahnya," imbuhnya.
Bayu pernah mengatakan, harga beras internasional yang turun saat ini membuat ekspor beras menjadi tidak menguntungkan. Karenanya, para pengusaha lebih baik tidak memaksakan ekspor beras terlebih dahulu saat ini.
(dro/dro)
"Ekspor sudah ada realisasi 2.000 ton lebih, semuanya dari swasta, Bulog belum melakukan (ekspor). Jenis beras yang diekspor ini adalah beras jenis premium dan sedikit beras organik," ujar Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/6/2009).
Bayu mengakui dengan masih kecilnya realisasi ekspor beras ini, maka target ekspor 100 ribu ton sampai akhir Juni ini tidak akan tercapai.
"Tapi tidak apa-apa, kita kan masih belajar, dan harga beras internasional juga sekarang sedang turun," katanya.
Ditegaskannya, pemerintah tidak akan memperpanjang batas waktu ekspor beras dari yang telah ditetapkan pada akhir Juni ini.
"Tapi untuk beras organik, pintu ekspornya teruis dibuka sampai akhir tahun, dan berapa pun jumlahnya," imbuhnya.
Bayu pernah mengatakan, harga beras internasional yang turun saat ini membuat ekspor beras menjadi tidak menguntungkan. Karenanya, para pengusaha lebih baik tidak memaksakan ekspor beras terlebih dahulu saat ini.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 08:25 WIB
OSO Securities: IHSG Lanjutkan Penguatan
-
Jumat, 25/05/2012 08:18 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
