Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 16:34 WIB
Wawancara Khusus (Bagian 3)
Dirut KAI: Ada MRT di Jabodetabek, Kita Tak Merasa Tersaingi -
Rabu, 16/05/2012 14:44 WIB
Wawancara Khusus (Bagian 2)
Dirut KAI: Saya Mau Layanan Kereta Seperti China atau Prancis -
Rabu, 16/05/2012 12:51 WIB
Wawancara Khusus (Bagian 1)
Dirut KAI: Saya Ini Cuma Tukang Kereta! -
Senin, 07/05/2012 08:00 WIB
Wawancara Presdir Mandala Air
Bos Baru Mandala Siap Bertarung di Penerbangan Murah -
Jumat, 16/03/2012 11:30 WIB
Wawancara Khusus
Wamen ESDM: Banyak yang Protes Listrik Naik -
Rabu, 14/03/2012 12:07 WIB
Ketua Panja Mafia Pajak: Peradilan Pajak Sarang Mafia
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Kamis, 18/06/2009 10:11 WIB
Wawancara Gapprindo
Industri Rokok Kretek Memang Lebih Menggiurkan
Wahyu Daniel - detikFinance
Industri Rokok Rumahan (dok Detikcom)
Namun hal ini masih dinilai lumrah karena bisnis rokok kretek memang lebih menggiurkan ketimbang bisnis rokok putih. Sampai saat ini pangsa pasar rokok putih hanya stagnan di level 7 persen dan tidak mengalami peningkatan signifikan.
Berikut petikan wawancara detikFinance dengan Ketua Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gapprindo) Muhaimin Moefti seputar akuisisi BAT terhadap Bentoel dan kondisi rokok di Indonesia saat ini. Wawancara dilakukan melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2009).
Mengenai akuisisi Bentoel oleh BAT bagaimana pendapat anda?
BAT sudah lama berada di Indonesia dan mereka hanya bergerak di rokok putih saja, sementara industri rokok putih itu begitu-begitu saja, market share-nya hanya 7%. Jadi karena yang berkembang adalah rokok kretek, maka BAT melihat akuisisi Bentoel sebagai business opportunity, apalagi Bentoel juga sudah mulai berkembang.
Apakah rencana ini sudah lama didengar asosiasi?
Jujur saya juga kaget mendengar berita ini.
Bagaimana tanggapan anda mengenai aturan rokok di Indonesia?
Industri ini selalu diserang dari segi regulasi. Saat ini dari segi periklanan saja sudah mulai diusik-usik, lalu ada lagi aturan mengenai pajak rokok. Namun kami industri selalu mengikuti aturan yang berlaku. Tapi seperti PP No. 19/2003 tentang Pengamanan Rokok bagi Kesehatan ternyata belum sempurna, belum ada perlindungan anak-anak. Aturan ini harus di-improve daripada ada masalah. Kenapa tidak dibuat undang-undang yang komprehensif yang mencangkup aspek yang ada di industri ini. Jadi dalam setiap pembuatan aturan, seluruh stakeholder harus diikuti dalam proses ini.
Kalau mengenai rencana pelaksanaan pajak rokok di daerah, bagaimana tanggapan anda?
Saat ini di rokok sudah ada pungutan cukai dan juga PPN, kalau ada pajak rokok
daerah lagi maka itu merupakan pajak ganda.
Lalu bagaimana langkah industri saat ini?
Kita akan melakukan pembicaraan dengan pemerintah dan DPR untuk melihat apakah perlu penerapan pajak rokok ini.
Apa pengaruh pajak rokok ini bagi industri?
Pajak rokok itu dikenakan dari besaran cukai rokok, dan itu akan menambah harga rokok, kan dalam rancangan undang-undangnya dikatakan tarif maksimal untuk pajak rokok ini adalah 15% dari tarif cukai. Jadi bisa berbeda besarannya di tiap provinsi, itu akan sulit sebab rokok itu bergerak kemana-mana. Aturan pajak rokok ini akan menimbulkan distorsi.
(dnl/lih)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate -
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Kamis, 24/05/2012 08:21 WIB
Semesta Indovest: Akumulasi Saham Oversold -
Kamis, 24/05/2012 08:26 WIB
Ubah Bisnis Inti, Laguna Cipta Rights Issue Rp 366 Miliar
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Kamis, 24/05/2012 - 08:05
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



