detikfinance

PLN Terbitkan Obligasi Semester II-2009

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 18/06/2009 12:44 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - PT PLN (persero) berencana menerbitkan obligasi pada semester kedua. Obligasi yang diterbitkan ini akan digunakan untuk mendanai proyek kelistrikan perseroan.

Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara menjelaskannya usai forum eselon di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (18/6/2009).

"Semester kedua, sizing belum ditentukan. Pricing masih dicari mana yang lebih murah," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih mencari besaran nilai dan harga obligas tersebut.

Selain dari obligasi, PLN juga tengah mempertimbangkan untuk menggalang dana dari perbankan dalam negeri. Dana dari perbankan dalam negeri ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rupiah dalam proyek pembangunan pembangkit dan transmisi.

"Untuk kebutuhan dana rupiah kita masih butuh Rp 4,5 triliun. Kita lihat dari pasar domestik, Rp 4,5 triliun, perbankan likuiditasnya juga banyak," ujarnya.

Saat ini PLN memang tengah membutuhkan pendanaan untuk proyek 10.000 MW tahap pertama. Karena proyek ini mendapat jaminan dari pemerintah, maka PLN berharap investor mau mempercayakan dananya ke PLN.

"Karena proyek 10.000 MW dijamin pemerintah, risikonya kecil," katanya.


(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.