Berita Lain
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate -
Rabu, 23/05/2012 19:18 WIB
Jepang dan AS Penggemar Kopi Made in Indonesia -
Rabu, 23/05/2012 18:48 WIB
Tekan Sapi Impor, Dahlan Iskan Pakai Jurus 'Sasa' -
Rabu, 23/05/2012 18:42 WIB
Dahlan Iskan: BUMN Siap Dorong & Produksi Mobil Listrik -
Rabu, 23/05/2012 18:10 WIB
Pemerintah Klaim RI Jadi Acuan Negara Tetangga untuk Urusan NSW -
Rabu, 23/05/2012 17:52 WIB
Diisukan 'Tegang' dengan Jero Wacik, Dahlan: Saya SMS-an Terus
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 2,796.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Jumat, 19/06/2009 11:16 WIB
Pemerintah Diminta Restrukturisasi Subsidi Listrik
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Foto: dok Detikcom
Menurut pengamat kelistrikan, Fabby Tumiwa, subsidi listrik hendaknya diberikan pada golongan pelanggan tertentu saja. Misalnya rumah tangga dengan daya 450 VA atau 900 VA dan sosial, itu pun dengan batas pemakaian tertentu misalnya subsidi diberikan hingga pemakaian 60-80 Kwh.
"Di luar kelompok pelanggan tersebut, subsidi tidak lagi diberikan. Kalau diberikanpun, tidak 100%," ujar Fabby saat dihubungi detikFinance, Jumat (19/6/2009).
Menurut Fabby, jika restrukturisasi subsidi dilakukan, tarif listrik untuk masing-masing golongan pelanggan akan berbeda dan beban subsidi pemerintah dapat dikurangi serta kondisi finansial PLN pun lebih sehat.
"Dan kalau subsidi dibenahi, maka tidak perlu ada tarif regional," ungkapnya.
Fabby menyatakan rencana penerapan tarif regional yang diusulkan pemerintah tidak tepat. Menurut dia, tarif listrik di Jawa dan luar Jawa harus mencerminkan cost recovery yang wajar dan rate of return bagi PLN yang wajar pula sehingga kondisi finansial PLN lebih layak.
"Dengan mempertimbangkan komposisi energi mix, harusnya listrik di Jawa Madura Bali (Jamali) justru lebih murah dari di luar Jamali," jelasnya.
Alasan bahwa listrik di Jamali harus lebih mahal karena kualitasnya lebih baik, menurut Fabby, kurang tepat. "Karena sudah menjadi tugas PLN dan pemerintah untuk memberikan pelayanan dan kualitas yang baik bagi konsumen listrik," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Fabby menambahkan pemerintah juga harus menetapkan komponen harga penyediaan tenaga listrik yang wajar agar PLN dapat mengusahakan tenaga listrik secara baik dan perusahaan menjadi sehat.
(epi/lih)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate -
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Kamis, 24/05/2012 08:21 WIB
Semesta Indovest: Akumulasi Saham Oversold -
Kamis, 24/05/2012 08:26 WIB
Ubah Bisnis Inti, Laguna Cipta Rights Issue Rp 366 Miliar
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Kamis, 24/05/2012 - 08:05
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



