BI Cari Solusi 'Pembajakan' SDM Bank Syariah
Jumat, 19/06/2009 14:28 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Perekrutan sumber daya manusia (SDM) pada industri syariah menjadi fokus pemikiran Bank Indonesia (BI) dan asosiasi industri perbankan syariah karena sering terjadinya "pembajakan".
Terkait dengan pertumbuhan bisnis perbankan syariah yang semakin mengalami kemajuan, bank-bank konvensional yang membentuk unit syariahnya seringkali merekrut langsung SDM industri syariah yang telah berkembang sebelumnya atau dikenal dengan kata lain melakukan "pembajakan".
Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI), Ramzi A. Zuhdi mengatakan bahwa pihaknya dengan industri perbankan syariah sedang bersama-sama membentuk suatu kode etik yang nantinya mengatur perekrutan tersebut.
"Kita cukup prihatin juga dengan terjadinya 'pembajakan', karena bisa menggangu masing-masing kinerja suatu industri perbankan," ujar Ramzi usai melaksanakan sholat Jumat di Gedung BI, Jakarta, Jumat (19/06/09).
Ia mengatakan, seiring dengan pertumbuhan bisnis industri perbankan syariah, BI akan menyusun suatu program yang nantinya dapat mendidik kualitas SDM di sebuah bank.
"Jika nantinya animo industri bank syariah makin baik, nanti kita akan membuat suatu kode etik misalnya dalam perekrutan. Jika nantinya suatu industri baru perbankan syariah mau mengambil SDM suatu bank maka harus memberitahu pimpinannya terlebih dahulu," paparnya.
Atau ada suatu biaya transfer dalam perekrutanyang dilakukan."Seperti halnya pemain sepak bola, namun semua industri yang menyusun," tuturnya.
Lebih lanjut Ramzi mengatakan sampai saat ini ide tersebut masih dalam bentuk pemikiran saja dan memang belum ada koordinasi dengan pihak industri.
Mengenai sertifikasi SDM syariah, Ramzi mengatakan sampai saat ini sertifikasi tersebut tetap mengacu kepada sertifikasi konvensional. "Nantinya akan dibikin sendiri pada waktunya oleh asosiasi industri perbankan syariah," pungkasnya.
(dru/dnl)
Terkait dengan pertumbuhan bisnis perbankan syariah yang semakin mengalami kemajuan, bank-bank konvensional yang membentuk unit syariahnya seringkali merekrut langsung SDM industri syariah yang telah berkembang sebelumnya atau dikenal dengan kata lain melakukan "pembajakan".
Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI), Ramzi A. Zuhdi mengatakan bahwa pihaknya dengan industri perbankan syariah sedang bersama-sama membentuk suatu kode etik yang nantinya mengatur perekrutan tersebut.
"Kita cukup prihatin juga dengan terjadinya 'pembajakan', karena bisa menggangu masing-masing kinerja suatu industri perbankan," ujar Ramzi usai melaksanakan sholat Jumat di Gedung BI, Jakarta, Jumat (19/06/09).
Ia mengatakan, seiring dengan pertumbuhan bisnis industri perbankan syariah, BI akan menyusun suatu program yang nantinya dapat mendidik kualitas SDM di sebuah bank.
"Jika nantinya animo industri bank syariah makin baik, nanti kita akan membuat suatu kode etik misalnya dalam perekrutan. Jika nantinya suatu industri baru perbankan syariah mau mengambil SDM suatu bank maka harus memberitahu pimpinannya terlebih dahulu," paparnya.
Atau ada suatu biaya transfer dalam perekrutanyang dilakukan."Seperti halnya pemain sepak bola, namun semua industri yang menyusun," tuturnya.
Lebih lanjut Ramzi mengatakan sampai saat ini ide tersebut masih dalam bentuk pemikiran saja dan memang belum ada koordinasi dengan pihak industri.
Mengenai sertifikasi SDM syariah, Ramzi mengatakan sampai saat ini sertifikasi tersebut tetap mengacu kepada sertifikasi konvensional. "Nantinya akan dibikin sendiri pada waktunya oleh asosiasi industri perbankan syariah," pungkasnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 08:25 WIB
OSO Securities: IHSG Lanjutkan Penguatan
-
Jumat, 25/05/2012 08:18 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
