detikfinance

IPO Inovisi Infracom Pasang Harga Rp 125

Indro Bagus SU - detikfinance
Rabu, 24/06/2009 17:12 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Saham PT Inovisi Infracom Tbk, penyedia jasa sistem mobile IT infrastructure, ditawarkan Rp 125 per saham pada penawaran perdana saham kepada publik pada 24-26 Juni 2009.

"Kami berharap bisa meraih dana Rp 40 miliar dari penawaran perdana 320 juta saham yang bernilai nominal Rp 100 per saham. Kami berencana mencatatkannya di BEI pada 3 Juli 2009," ujar Direktur Utama Inovisi, Jerry Djajasaputra dalam siaran persnya, Rabu (24/6/2009).

Jerry menjelaskan sekitar 85% (Rp 34 miliar) dari dana hasil penawaran perdana saham itu akan digunakan untuk membiayai pembangunan mirroring system dan perluasan platform infrastruktur yang akan digunakan untuk mem-back up dan transfer data dari pusat data perseroan di Dallas, Amerika Serikat.

Pembangunan mirroring system itu akan dilakukan di Cyber Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Sisanya untuk pengembangan usaha perseroan dan anak perusahaan.

Jerry mengungkapkan penggunaan 85% dari dana hasil IPO tersebut sekaligus merupakan belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan pada tahun ini. Sedangkan sisanya merupakan opex (operating expenditure).



(dro/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.