Berita Lain
-
Kamis, 24/05/2012 08:26 WIB
Ubah Bisnis Inti, Laguna Cipta Rights Issue Rp 366 Miliar -
Kamis, 24/05/2012 07:38 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Kekurangan Katalis Penggerak -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Kalbe Farma Bagi-bagi Dividen Rp 891 Miliar -
Rabu, 23/05/2012 16:10 WIB
Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terkoreksi 39 Poin -
Rabu, 23/05/2012 15:38 WIB
Saham Perdana AirAsia Laris Manis di Thailand
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 2,796.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Kamis, 25/06/2009 17:37 WIB
Bayan Bidik Pendapatan Tumbuh 33% di 2009
Indro Bagus SU - detikFinance
Foto: dok.detikFinance
"Tahun ini target pendapatan kami sebesar Rp 6-6,5 triliun," ujar Direktur Utama BYAN, Eddy Chin Wai Fong usai RUPS Tahunan di WTC, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Menurut Eddy, peningkatan terutama dikontribusikan oleh meningkatnya volume produksi dan penjualan batubara perseroan di 2009.
"Tahun ini target produksi batubara sebanyak 9,5 juta ton, naik 61% dari tahun lalu 5,9 juta ton. Target volume penjualan batubara tahun ini 10 juta ton, naik 49,25% dari tahun lalu 6,7 juta ton," ujarnya.
Sayangnya, Eddy tidak menyebutkan proyeksi laba bersih tahun ini. Ia hanya menyebutkan target perolehan laba kotor tahun ini.
"Laba kotor tahun ini sebesar Rp 1,75 triliun naik 86,26% dari tahun lalu Rp 939,5 miliar," ujarnya.
Tahun lalu laba bersih perseroan sebesar Rp 20,7 miliar. Dalam RUPS Tahunan yang baru saja selesai, pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun 2008.
"Rapat memutuskan tidak bagi dividen. Laba akan ditempatkan dalam saldo laba ditahan untuk keperluan pengembangan," ujarnya.
Tahun 2009, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 88 juta. Dananya akan digunakan untuk membangun infrastruktur tambang batubara perseroan.
"Seluruh dana capex dari kas internal," ujarnya.
(dro/dnl)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate -
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Kamis, 24/05/2012 08:21 WIB
Semesta Indovest: Akumulasi Saham Oversold -
Kamis, 24/05/2012 08:38 WIB
Market Flash eTrading
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Kamis, 24/05/2012 - 08:05
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



