Tujuan Perdana LNG Tangguh Belum Jelas
Jumat, 26/06/2009 12:10 WIB
Foto: BP Indonesia
Jakarta - Pengiriman LNG perdana yang mengalir dari lapangan Tangguh (Papua) kemungkinan besar akan dialihkan dari tujuan awalnya, yaitu Fujian, China. Hal ini karena terminal penerima LNG di China yang harusnya menerima LNG perdana dari Tangguh hingga kini belum siap.
Padahal, LNG perdana Tangguh dijadwalkan akan mulai mengalir pada Minggu (28/6/2009). Salah satu tujuan alternatif untuk pengalihan itu adalah ke Korea.
"Malah sekarang mungkin sana (Fujian) yang belum siap. Kalau memang belum siap ya kami divert ke tempat lain dulu, misalnya Ke Korea," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Ditjen LPE, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
Pembeli LNG Tangguh yang sudah berkontrak hingga kini antara lain adalah pembeli dari Fujian (China) dan dari Korea yaitu K-Power dan POSCO.
Direktur Jenderal Migas Evita Legowo pun mengaku masih belum tahu kemana LNG perdana Tangguh akan dikirim. Ia hanya memastikan bahwa pengiriman perdana LNG Tangguh akan dilakukan bulan Juli 2009.
"Itu kan ada kontrak ke Korea dan Cina, namun kita belum tahu pengiriman pertama kemana. Tapi sekarang sudah produksi. Sekarang Sedang mengisi tangki. Namun untuk ke tanker kita belum tahu kapan," jelasnya.
Sedangkan terkait peluang revisi harga dengan pembeli Korea, Purnomo membenarkan hal tersebut.
"Kan begini, dulu dianggap Fujian dan POSCO rendah. Kemudian kami negosiasikan Fujian akhirnya bisa naik. Kemudian dinegosiasikan lagi bisa tiap empat tahun kami review lagi. Sekarang Korea mengikuti, jadi menyesuaikan dengan Fujian. Dan yang bagus mereka menyampaikan comfort letter bahwa mereka siap melakukan amandemen harga mengikuti Fujian," ungkapnya.
Menurut Purnomo, review harga jual LNG ke Fujian bisa dilakukan setiap empat tahun sekali. Namun review harga jual LNG ke pembeli asal Korea bisa lebih fleksibel.
"Yang ini lebih fleksibel. Karena mereka kan belinya kecil sekali," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam paparan ke DPR menjelaskan pemerintah telah mendapat konfirmasi kesediaan perubahan harga kontrak dengan K-Power dan POSCO ke tingkat harga minyak sebesar US$ 38/barel JCC dari US$ 24/barel JCC.
"Selanjutnya pihak pembeli telah menyampaikan comfort letter kepada penjual (pemerintah) yang memungkinkan peninjauan harga gas bumi di masa yang akan datang," kata Purnomo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/6/2009).
Terkait renegosiasi kontrak dengan pembeli di Fujian, Purnomo menyatakan pemerintah masih terus mengupayakan batas atas diatas harga minyak US$ 38 per barel.
"Kontrak ini kan sifatnya jangka panjang maka dimungkinkan adanya perubahan isi kontrak dengan persetujuan kedua belah pihak, yang antara lain adanya peninjauan ulang mengenai harga gas bumi setiap 4 tahun," ungkap Purnomo.
(epi/lih)
Padahal, LNG perdana Tangguh dijadwalkan akan mulai mengalir pada Minggu (28/6/2009). Salah satu tujuan alternatif untuk pengalihan itu adalah ke Korea.
"Malah sekarang mungkin sana (Fujian) yang belum siap. Kalau memang belum siap ya kami divert ke tempat lain dulu, misalnya Ke Korea," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Ditjen LPE, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
Pembeli LNG Tangguh yang sudah berkontrak hingga kini antara lain adalah pembeli dari Fujian (China) dan dari Korea yaitu K-Power dan POSCO.
Direktur Jenderal Migas Evita Legowo pun mengaku masih belum tahu kemana LNG perdana Tangguh akan dikirim. Ia hanya memastikan bahwa pengiriman perdana LNG Tangguh akan dilakukan bulan Juli 2009.
"Itu kan ada kontrak ke Korea dan Cina, namun kita belum tahu pengiriman pertama kemana. Tapi sekarang sudah produksi. Sekarang Sedang mengisi tangki. Namun untuk ke tanker kita belum tahu kapan," jelasnya.
Sedangkan terkait peluang revisi harga dengan pembeli Korea, Purnomo membenarkan hal tersebut.
"Kan begini, dulu dianggap Fujian dan POSCO rendah. Kemudian kami negosiasikan Fujian akhirnya bisa naik. Kemudian dinegosiasikan lagi bisa tiap empat tahun kami review lagi. Sekarang Korea mengikuti, jadi menyesuaikan dengan Fujian. Dan yang bagus mereka menyampaikan comfort letter bahwa mereka siap melakukan amandemen harga mengikuti Fujian," ungkapnya.
Menurut Purnomo, review harga jual LNG ke Fujian bisa dilakukan setiap empat tahun sekali. Namun review harga jual LNG ke pembeli asal Korea bisa lebih fleksibel.
"Yang ini lebih fleksibel. Karena mereka kan belinya kecil sekali," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam paparan ke DPR menjelaskan pemerintah telah mendapat konfirmasi kesediaan perubahan harga kontrak dengan K-Power dan POSCO ke tingkat harga minyak sebesar US$ 38/barel JCC dari US$ 24/barel JCC.
"Selanjutnya pihak pembeli telah menyampaikan comfort letter kepada penjual (pemerintah) yang memungkinkan peninjauan harga gas bumi di masa yang akan datang," kata Purnomo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/6/2009).
Terkait renegosiasi kontrak dengan pembeli di Fujian, Purnomo menyatakan pemerintah masih terus mengupayakan batas atas diatas harga minyak US$ 38 per barel.
"Kontrak ini kan sifatnya jangka panjang maka dimungkinkan adanya perubahan isi kontrak dengan persetujuan kedua belah pihak, yang antara lain adanya peninjauan ulang mengenai harga gas bumi setiap 4 tahun," ungkap Purnomo.
(epi/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:05 WIB
First Asia Capital: Indeks Bergerak Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:02 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:25 WIB
OSO Securities: IHSG Lanjutkan Penguatan
-
Jumat, 25/05/2012 08:18 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
