Menjelang Pilpres, BI Rate Diprediksi Turun Lagi 25 Bps
Senin, 29/06/2009 09:20 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Bank Indonesia diperkirakan akan kembali memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin dari posisi saat ini yang sebesar 7 persen. Pertimbangan utamanya adalah faktor politik menjelang pemilihan presiden 2009.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia selanjutnya akan digelar pada Jumat, 3 Juli 2009 atau hanya 5 hari sebelum pemilihan presiden 2009 pada 8 Juli 2009.
Menurut ekonom Martin Panggabean, faktor politik ini memang sangat dominan meski kondisi ekonomi saat ini sebetulnya tidak terlalu membutuhkan penurunan BI Rate. BI Rate cukup bertahan di posisi saat ini alias stagnan.
"Tapi kalau dilihat dari politiknya, sepertinya akan diturunkan. Nggak ada alasan lain, turun 25 bps," katanya ketika dihubungi detikFinance, Senin (29/6/2009).
Martin menjelaskan, penurunan BI Rate sudah tak diperlukan lagi karena dampaknya pada bunga kredit perbankan ternyata tidak seperti yang diharapkan. Perbankan hingga kini masih 'pelit' menurunkan bunga kreditnya meski BI sudah berkali-kali menurunkan BI Rate.
"Menurunkan BI Rate hanya bikin bunga deposito turun tapi suku bunga kredit nggak turun. Jadi hanya akan menguntungkan perbankan," katanya.
Ia menambahkan, penurunan BI Rate di kemudian hari tidak akan berlangsung lama. BI Rate hanya akan bisa bertahan di kisaran saat ini hingga akhir kuartal 3 saja. Pada saat itu, BI diperkirakan terpaksa menaikkan lagi BI Rate karena terdesak inflasi yang tinggi dan harga pangan dunia yang naik.
"Setelah itu (kuartal 3) kenyataannya inflasi akan naik. Ada juga puasa, lebaran dan juga harga pangan dunia dan BBM. Itu sudah nggak bisa (rendah) lagi," tambahnya.
(lih/lih)
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia selanjutnya akan digelar pada Jumat, 3 Juli 2009 atau hanya 5 hari sebelum pemilihan presiden 2009 pada 8 Juli 2009.
Menurut ekonom Martin Panggabean, faktor politik ini memang sangat dominan meski kondisi ekonomi saat ini sebetulnya tidak terlalu membutuhkan penurunan BI Rate. BI Rate cukup bertahan di posisi saat ini alias stagnan.
"Tapi kalau dilihat dari politiknya, sepertinya akan diturunkan. Nggak ada alasan lain, turun 25 bps," katanya ketika dihubungi detikFinance, Senin (29/6/2009).
Martin menjelaskan, penurunan BI Rate sudah tak diperlukan lagi karena dampaknya pada bunga kredit perbankan ternyata tidak seperti yang diharapkan. Perbankan hingga kini masih 'pelit' menurunkan bunga kreditnya meski BI sudah berkali-kali menurunkan BI Rate.
"Menurunkan BI Rate hanya bikin bunga deposito turun tapi suku bunga kredit nggak turun. Jadi hanya akan menguntungkan perbankan," katanya.
Ia menambahkan, penurunan BI Rate di kemudian hari tidak akan berlangsung lama. BI Rate hanya akan bisa bertahan di kisaran saat ini hingga akhir kuartal 3 saja. Pada saat itu, BI diperkirakan terpaksa menaikkan lagi BI Rate karena terdesak inflasi yang tinggi dan harga pangan dunia yang naik.
"Setelah itu (kuartal 3) kenyataannya inflasi akan naik. Ada juga puasa, lebaran dan juga harga pangan dunia dan BBM. Itu sudah nggak bisa (rendah) lagi," tambahnya.
(lih/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 09:05 WIB
First Asia Capital: Indeks Bergerak Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:02 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:25 WIB
OSO Securities: IHSG Lanjutkan Penguatan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
