detikfinance

Rupiah Menguat Perlahan Saja

Nurul Qomariyah - detikfinance
Selasa, 30/06/2009 07:55 WIB
Jakarta - Perlahan tapi pasti, nilai tukar rupiah kembali menguat. Investor cenderung menunggu hingga keluarnya data inflasi pada 1 Juli besok.

Pada perdagangan Selasa (30/6/2009), rupiah dibuka menguat ke 10.228 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.272 per dolar AS.

Tanpa sentimen besar dan juga kondisi pasar saham yang sedang tenang, rupiah pun diyakini akan bergerak aman-aman saja.

Dolar AS di pasar global pun bergerak tipis saja setelah Gubernur Bank Sentral China menyurutkan kekhawatiran tentang pengalihan cadangan devisanya.

Seperti dikutip dari AFP, euro hanya bergerak tipis ke 1,4088 dolar, dari sebelumnya di 1,4064 dolar. Sementara dolar AS menguat tipis atas yen ke posisi 96,04 yen, dari sebelumnya di 95,22 yen.

Tekanan jual atas dolar AS berkurang setelah Gubernur Bank Sentral China, Zhou Xiaochuan menyatakan bahwa kebijakan cadangan devisa China masih stabil tanpa perubahan yang besar. Investor semula khawatir China akan mengurangi cadangannya yang kini banyak tersimpan dalam surat berharga AS, sehingga menekan dolar AS.




(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.