detikfinance

IHSG Dibayangi Data Inflasi

Nurul Qomariyah - detikfinance
Rabu, 01/07/2009 07:40 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak tipis di tengah kepungan pelemahan bursa-bursa utama dunia. Investor akan menantikan pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) soal inflasi siang ini.

IHSG pada perdagangan Rabu (1/7/2009) diprediksi akan bergerak melemah pada kisaran terbatas. Investor memilih untuk tidak terlalu mengambil banyak posisi di tengah bursa-bursa global yang kembali bergerak melemah.

Pada perdagangan Selasa (30/6/2009), indeks Dow Jones ditutup melemah 82,38 poin (0,97%) ke

level 8.447. Pergerakan Wall Street langsung diikuti oleh bursa regional, indeks Nikkei-225 dibuka langsung melemah tipis 66,65 poin (0,67%) ke level 9.891,79.

Kemarin IHSG akhirnya ditutup melemah tipis di tengah bursa-bursa regional yang juga ditutup variatif. Lonjakan harga minyak mentah dunia hingga menembus US$ 72 per barel tak mampu membuat saham-saham komoditas bergerak maju.

Investor lebih memilih untuk menanti data inflasi. BPS sudah menyatakan inflasi kemungkinan bergerak di kisaran 0,3-0,5%. Investor akan menunggu data resmi dari BPS, untuk mencari petunjuk soal arah BI Rate.

Berikut rekomendasi untuk hari ini:

Optima Securities:

Indeks masih dalam pola konsolidasi dengan range pergerakan yang sempit dan transaksi yang tipis. Investor sebagian melepas sahamnya untuk mengurangi resiko sehingga membuat bursa melemah tipis 7 poin keposisi 2.026. Investor selanjutnya perlu mencermati hasil inflasi siang hari ini yang diperkirakan  di bawah 4% (yoy). Kisaran harian IHSG ada di 2.010-2.080.



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.