Puluhan Kasus Muncul dari 'Masa Lalu' Bank Century
Rabu, 01/07/2009 14:26 WIB
Foto: Indro-detikFinance
Jakarta - Kasus yang melibatkan Bank Century terus bergulir. Pihak kepolisian memperkirakan, setidaknya ada 20-30 kasus yang berhubungan dengan Bank Century.
Demikian disampaikan Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji usai perayaan ulang tahun Polri ke 63 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/7/2009).
"Century masih berlanjut terus. Kasusnya banyak, bisa berpuluh-puluh kasus. Bisa 20-30 kasus," katanya.
Saat ini masalah yang berhubungan dengan Bank Century memang dua kasus yaitu pelanggaran UU perbankan dan kasus penipuan Antaboga. Namun menurut Susno, ke depannya Bank Century juga akan dijerat beberapa kasus lainnya.
"Yang masuk baru perbankan dan Antaboga. Nanti menyusul money laundering, menyusul lagi terkait korban di Surabaya," katanya.
Seperti diketahui, mantan pengelola dan pemilik Bank Century kini telah ditahan oleh Mabes Polri setelah bank tersebut mengalami kesulitan likuiditas sehingga harus diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan.
Bank Century juga dikait-kaitkan dalam kasus penipuan reksa dana PT Antaboga Delta Sekuritas. Meski Bank Century telah berkali-kali menepis keterlibatannya, namun nasabah tetap menuntut tanggung jawab bank tersebut. Bank Century mengaku hanya menjadi agen penjual dan tidak ada kaitannya dengan Antaboga sehingga menolak memikul tanggung jawab kerugian nasabah Antaboga.
(lih/qom)
Demikian disampaikan Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji usai perayaan ulang tahun Polri ke 63 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/7/2009).
"Century masih berlanjut terus. Kasusnya banyak, bisa berpuluh-puluh kasus. Bisa 20-30 kasus," katanya.
Saat ini masalah yang berhubungan dengan Bank Century memang dua kasus yaitu pelanggaran UU perbankan dan kasus penipuan Antaboga. Namun menurut Susno, ke depannya Bank Century juga akan dijerat beberapa kasus lainnya.
"Yang masuk baru perbankan dan Antaboga. Nanti menyusul money laundering, menyusul lagi terkait korban di Surabaya," katanya.
Seperti diketahui, mantan pengelola dan pemilik Bank Century kini telah ditahan oleh Mabes Polri setelah bank tersebut mengalami kesulitan likuiditas sehingga harus diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan.
Bank Century juga dikait-kaitkan dalam kasus penipuan reksa dana PT Antaboga Delta Sekuritas. Meski Bank Century telah berkali-kali menepis keterlibatannya, namun nasabah tetap menuntut tanggung jawab bank tersebut. Bank Century mengaku hanya menjadi agen penjual dan tidak ada kaitannya dengan Antaboga sehingga menolak memikul tanggung jawab kerugian nasabah Antaboga.
(lih/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 09:05 WIB
First Asia Capital: Indeks Bergerak Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:02 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
