Liberalisasi Ekonomi Malaysia Nggak Ngaruh Buat Indonesia
Rabu, 01/07/2009 21:15 WIB
M Lutfi (dok detikFinance)
Jakarta - Malaysia mulai melakukan liberalisasi ekonomi di tengah krisis yang mengancam negara tersebut. Indonesia yakin investasi asingnya tidak akan terpengaruh meski negeri jiran itu kini membuka pintu selebar-lebarnya untuk asing.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi menegaskan, langkah Malaysia menghapuskan kewajiban menyisihkan saham initial public offering (IPO) sebesar 30% untuk investor lokal Malaysia tidak ada kaitannya dengan Indonesia dan tidak akan mempengaruhi persaingan iklim investasi di Indonesia.
"Sebenarnya ini memberikan afirmative action untuk orang lain jadi nggak ada hubungan dengan iklim investasi. Ini sebenarnya equalitas dari pada rakyat Malaysia itu sendiri lebih dalam. Jadi itu diperlakukan bahwa orang asing pun boleh," ujarnya usai rakor pembahasan Daftar Negatif Investasi (DNI) di kantor menko perekonomian, Jakarta, Rabu (1/7/2009).
Ketika ditanya apakah dampak kebijakan ini akan mempengaruhi persaingan investasi Indonesia dan Malaysia, Lutfi dengan tegas mengelaknya.
"Jadi kalau ini nggak ada hubungannya dengan kita atau persaingan investasi. Nggak ada hunbungannya, nggak ada," kilahnya.
Setali tiga uang dengan Lutfi, Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa masalah kebijakan ekonomi khususnya kebijakan investasi negara lain adalah hak masing-masing negara. Posisi Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan investasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Pokoknya kebijakan kita mengikuti apa yang selama ini yang digariskan. Kalau negara lain membuat keputusan ya kita lihat," ucap Sri Mulyani.
(hen/qom)
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi menegaskan, langkah Malaysia menghapuskan kewajiban menyisihkan saham initial public offering (IPO) sebesar 30% untuk investor lokal Malaysia tidak ada kaitannya dengan Indonesia dan tidak akan mempengaruhi persaingan iklim investasi di Indonesia.
"Sebenarnya ini memberikan afirmative action untuk orang lain jadi nggak ada hubungan dengan iklim investasi. Ini sebenarnya equalitas dari pada rakyat Malaysia itu sendiri lebih dalam. Jadi itu diperlakukan bahwa orang asing pun boleh," ujarnya usai rakor pembahasan Daftar Negatif Investasi (DNI) di kantor menko perekonomian, Jakarta, Rabu (1/7/2009).
Ketika ditanya apakah dampak kebijakan ini akan mempengaruhi persaingan investasi Indonesia dan Malaysia, Lutfi dengan tegas mengelaknya.
"Jadi kalau ini nggak ada hubungannya dengan kita atau persaingan investasi. Nggak ada hunbungannya, nggak ada," kilahnya.
Setali tiga uang dengan Lutfi, Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa masalah kebijakan ekonomi khususnya kebijakan investasi negara lain adalah hak masing-masing negara. Posisi Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan investasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Pokoknya kebijakan kita mengikuti apa yang selama ini yang digariskan. Kalau negara lain membuat keputusan ya kita lihat," ucap Sri Mulyani.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 09:05 WIB
First Asia Capital: Indeks Bergerak Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
