Bank Butuh Waktu Terapkan 8 Prinsip Manajemen Risiko
Kamis, 02/07/2009 11:48 WIB
Gatot Suwondo (dok detikcom)
Jakarta - Perbankan butuh waktu untuk transisi penerapan manajemen risiko pada 8 risiko sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.11/25/PBI/2009 tentang Perubahan atas PBI No.5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo mengatakan, penerapan 8 prinsip risiko pada manajemen risiko ini merupakan bagian dari implementasi Bassel II.
"Kami mengharapkan aturan manajemen risiko yang Bassel II ditunda sampai 2010 atau 2011. Hal tersebut dikarenakan perbankan sulit bermanuver, sebaiknya itu ditunda dulu supaya kita ada room," jelasnya di Gedung BNI, Jakarta, Kamis (2/7/2009).
Gatot menilai Bassel II merupakan suatu aturan yang sangat ketat. "Asumsinya kalau kondisi normal bisa dilaksanakan, tapi ini kan sekarang dunia sedang dalam kondisi abnormal. Jadi kalau diperketat kita akan kesulitan bermanuver," katanya.
Kalangan perbankan, dikatakan Gatot sudah melakukan konsolidasi lewat Perbanas dan Himbara. "Itukan (penerapan Bassel II) ada investment cost -nya jadi kita minta waktu dulu untuk ditunda lewat Perbanas dan Himbara," ujarnya.
Dalam PBI No.11/25/PBI/2009 tentang Perubahan atas PBI No.5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, ditetapkan bank umum konvensional wajib terapkan manajemen risiko untuk seluruh risiko (8 risiko), sementara untuk bank umum syariah wajib menerapkan manajemen paling kurang untuk 4 jenis risiko.
Delapan risiko yang harus diterapkan dalam manajemen risiko bank umum adalah risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, strategik, dan kepatuhan.
Dalam aturan ini BI memberikan masa transisi pelaksanaan aturan sebagai berikut:
(dnl/qom)
Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo mengatakan, penerapan 8 prinsip risiko pada manajemen risiko ini merupakan bagian dari implementasi Bassel II.
"Kami mengharapkan aturan manajemen risiko yang Bassel II ditunda sampai 2010 atau 2011. Hal tersebut dikarenakan perbankan sulit bermanuver, sebaiknya itu ditunda dulu supaya kita ada room," jelasnya di Gedung BNI, Jakarta, Kamis (2/7/2009).
Gatot menilai Bassel II merupakan suatu aturan yang sangat ketat. "Asumsinya kalau kondisi normal bisa dilaksanakan, tapi ini kan sekarang dunia sedang dalam kondisi abnormal. Jadi kalau diperketat kita akan kesulitan bermanuver," katanya.
Kalangan perbankan, dikatakan Gatot sudah melakukan konsolidasi lewat Perbanas dan Himbara. "Itukan (penerapan Bassel II) ada investment cost -nya jadi kita minta waktu dulu untuk ditunda lewat Perbanas dan Himbara," ujarnya.
Dalam PBI No.11/25/PBI/2009 tentang Perubahan atas PBI No.5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, ditetapkan bank umum konvensional wajib terapkan manajemen risiko untuk seluruh risiko (8 risiko), sementara untuk bank umum syariah wajib menerapkan manajemen paling kurang untuk 4 jenis risiko.
Delapan risiko yang harus diterapkan dalam manajemen risiko bank umum adalah risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, strategik, dan kepatuhan.
Dalam aturan ini BI memberikan masa transisi pelaksanaan aturan sebagai berikut:
- Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Konvensional untuk seluruh Risiko (8 risiko) dan penetapan penilaian peringkat Risiko yang dikategorikan dalam 5 peringkat berlaku sejak tanggal 1 Juli 2010.
- Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum Konvensional untuk seluruh Risiko (8 risiko) dan penetapan penilaian peringkat Risiko yang dikategorikan dalam 3 peringkat sebagaimana diatur dalam PBI No.5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum tetap berlaku sampai dengan tanggal 30 Juni 2010.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
