BI: BI Rate Berpeluang turun

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 02/07/2009 16:27 WIB
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) berpeluang untuk turun pada bulan ini, penurunan dipicu dari membaiknya kondisi perekonomian di daerah yang berdampak pada rendahnya laju inflasi. Pada bulan Juni laju inflasi tercatat sebesar 0,11%.

Demikian dikatakan Deputi Gubernur Senior BI sekaligus pejabat sementara Gubernur BI, Miranda S. Goeltom dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (02/07/2009).

"Peluang BI Rate turun masih akan tersedia, berapa besarnya dan turunnya akan ditentukan nanti dalam RDG (Rapat Dewan Gubernur)," ujarnya. Saat ini tingkat BI Rate berada di level 7%, dan Dewan Gubernur BI akan menentukan keputusan tingkat BI Rate besok.

Miranda menjelaskan, respon pelonggaran kebijakan moneter lewat penurunan BI Rate dapat memicu pertumbuhan ekonomi di tengah situasi krisis global yang masih terasa imbasnya.

"Di berbagai daerah kegiatan ekonomi mulai membaik, kita juga sudah melihat kelonggaran respon moneter dan stimulus fiskal yang juga membantu memicu optimisme membaiknya perekonomian," kata Miranda.

Miranda melanjutkan, peningkatan konsumsi masyarakat sampai dengan semester I-2009 juga masih mengalami peningkatan. "Bukan karena Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan aktivitas pemilu, namun cenderung karena harapan-harapan yang lebih baik," paparnya.

Perkembangan konsumsi rumah tangga dalam satu semester ini juga masih terjaga dan akan memberi harapan pertumbuhan ekonomi versi BI di kisaran 4% sampai dengan akhir 2009 bisa tercapai.


(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.