Jungkir Balik Lawan Penyelundup, Dirjen Bea Cukai Sedih
Kamis, 02/07/2009 17:06 WIB
Jakarta - Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi mengaku harus jungkir balik memberantas penyelundup yang kini serbuannya melonjak 2 kali lipat. Namun ending perjuangan melawan penyelundupan ini malah membuat Anwar sedih.
Kekhawatiran Anwar seputar maraknya barang selundupan seiring krisis global kini terbukti sudah. Dalam beberapa bulan terakhir Ditjen Bea CUkai harus mengerahkan semua tenaga untuk menghadang serbuan barang impor terutama penyelundupan.
Ia mengatakan selama krisis global kekuatan serbuan barang impor dan selundupan semakin kuat. Ia memperkirakan serbuanya kekuatannya bisa mencapai dua kali lipat.
"Mereka ada upaya untuk melakukan itu, bisa dua kali lipat serbuannya. Ya kita kuat-kuatan lah," ucap Anwar disela-sela pemaparan hasil tangkapan Bea Cukai Tanjung Priok, Kamis (2/7/2009).
Namun kata dia, hasil keringat Bea Cukai dalam menyiduk para pelanggar kepabeanan sering kali berakhir tidak menyenangkan. Maklum tak jarang hasil tangkapan anak buahnya di lapangan harus divonis ringan atau bahkan bebas begitu saja di meja hijau.
"Kita tidak puas, kan kita sudah jungkir balik, prosesnya itu kan susah," tegasnya.
Anwar dengan tegas mengatakan, secara prinsip Bea Cukai telah berupaya maksimal untuk menangkap para pelanggar kepabeanan. Namun putusan akhir dari proses hukum adalah di pengadilan.
"Kalau kita sudah jungkir balik, sedih juga," ujarnya.
Ditempat yang sama Kepala Kantor Pelayanan Utama Tanjung Priok Rahmat Subagyo mengatakan bahwa, ia tidak mau melihat masalah ini sebagai sesuatu yang harus dipertentangkan. Menurutnya pihaknya hanya berupaya bertugas secara maksimal dalam tugas kepabeanan.
"Yang penting tugas kita sudah selesai sudah di putus P 21, setelah itu terserah pengadilan lah yang menilai," kilah Rahmat.
(hen/qom)
Kekhawatiran Anwar seputar maraknya barang selundupan seiring krisis global kini terbukti sudah. Dalam beberapa bulan terakhir Ditjen Bea CUkai harus mengerahkan semua tenaga untuk menghadang serbuan barang impor terutama penyelundupan.
Ia mengatakan selama krisis global kekuatan serbuan barang impor dan selundupan semakin kuat. Ia memperkirakan serbuanya kekuatannya bisa mencapai dua kali lipat.
"Mereka ada upaya untuk melakukan itu, bisa dua kali lipat serbuannya. Ya kita kuat-kuatan lah," ucap Anwar disela-sela pemaparan hasil tangkapan Bea Cukai Tanjung Priok, Kamis (2/7/2009).
Namun kata dia, hasil keringat Bea Cukai dalam menyiduk para pelanggar kepabeanan sering kali berakhir tidak menyenangkan. Maklum tak jarang hasil tangkapan anak buahnya di lapangan harus divonis ringan atau bahkan bebas begitu saja di meja hijau.
"Kita tidak puas, kan kita sudah jungkir balik, prosesnya itu kan susah," tegasnya.
Anwar dengan tegas mengatakan, secara prinsip Bea Cukai telah berupaya maksimal untuk menangkap para pelanggar kepabeanan. Namun putusan akhir dari proses hukum adalah di pengadilan.
"Kalau kita sudah jungkir balik, sedih juga," ujarnya.
Ditempat yang sama Kepala Kantor Pelayanan Utama Tanjung Priok Rahmat Subagyo mengatakan bahwa, ia tidak mau melihat masalah ini sebagai sesuatu yang harus dipertentangkan. Menurutnya pihaknya hanya berupaya bertugas secara maksimal dalam tugas kepabeanan.
"Yang penting tugas kita sudah selesai sudah di putus P 21, setelah itu terserah pengadilan lah yang menilai," kilah Rahmat.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







