Pertamina Serap DME 1,7 Juta Ton per Tahun

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 02/07/2009 17:14 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan PT Arttu Mega Energi (AME) menandatangani Sales Purchase Agreement (SPA) dalam rangka pengadaan Dymentil Ether (DME) sebanyak 1,7 juta ton per tahun. Kerjasama ini berlaku selama 30 tahun.

Proyek tersebut merupakan kerja sama antara PT Pertamina dengan AME dimana Bahana Securities ditunjuk sebagai financial advisor AME. Pertamina dan AME akan membangun pabrik gasifikasi batu bara menjadi methanol dan kemudian diubah menjadi DME.

"Pabrik gasifikasi tersebut rencananya akan dibangun di Pranap, Riau," demikian dikutip dari siaran pres Bahana Securities yang dikutip detikFinance, Kamis (2/7/2009).

Untuk tahap awal kerja sama pengadaan DME, AME rencananya akan membangun pabrik yang mengubah Methanol menjadi DME di Eretan, Jawa Barat dengan kapasitas 840 juta ton DME per tahun senilai US$ 227 juta. Seluruh hasil produksi tersebut akan digunakan oleh Pertamina. Selain di Cerebon, ke depannya AME juga akan membangun pabrik lainnya di daerah Gresik, Jawa Timur.

DME merupakan produk subsititusi LPG yang pertama hadir di Indonesia. Di negara-negara maju, produk alternatif pengganti LPG ini telah digunakan sebagai salah satu bahan bakar alternatif untuk transportasi dan kebutuhan rumah tangga.

DME adalah suatu produk energi alternatif yang berbahan bahan baku methanol ini dapat diperoleh daro berbagai macam sumber energi utama sepertti gas alam, batubara, minyak bumi, bio mass yang diolah dan dikonvesrsi menjadi DME.  Seperti halnya LPG, DME iuni berbentuk liquid sehingga sangat mudah untuk didistribusikan kepada para pengguna.



(epi/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.