detikfinance

Bosowa Kantongi Pinjaman US$ 140 Juta Dari China

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 02/07/2009 18:34 WIB
Foto: Indro/detikcom
Jakarta - Bosowa telah mendapatkan pinjaman US$ 140 juta tidak langsung dari perbankan China untuk proyek PLTU di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Pembangkit dengan kapasitas 2x100 MW itu ditargetkan kelar 2011.

Menurut Presiden Direktur Bosowa Corporation, Erwin Aksa Mahmud, pinjaman tersebut didapatkannya melalui suplier credit yaitu Chengda Enginers.

"Suplier creditnya dari Chengda Enginers. Sebuah perusahaan EPC Kontraktor dari China," kata Erwin saat dikonfirmasi, Kamis (2/6/2009).

Menurut Erwin, besar bunga pinjaman tersebut sebesar 6 persen dan akan jatuh tempo dalam waktu tujuh tahun. "Kredit 7 tahun dan bunga 6 persen," ujar Erwin.

Dengan adanya pendanaan tersebut, Erwin menyatakan konstruksi pembangkit tersebut akan dimulai  bulan agustus tahun ini. "Kami harapkan akan kelar tahun 2011," tandasnya.

Pendanaan dari China ini sempat tertunda sejak 2008. Tertundanya pendanaan membuat penyelesaian pembangunan PLTU Jeneponto juga molor dari semula 2009 menjadi 2011.

Pembangunan PLTU ini membutuhkan investasi senilai total US$ 200 juta. Sebanyak US$ 60 juta di antaranya berasal dari dalam negeri yaitu BRI dan sisa US$ 140 juta direncanakan dari perbankan China.



(epi/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.