IHSG Siap Terseret ke Jalur Merah
Jumat, 03/07/2009 07:30 WIB
Jakarta - Merosotnya bursa-bursa utama dunia bisa membawa sentimen negatif pada pergerakan saham-saham di Bursa Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak di jalur merah setelah penguatan sebelumnya.
IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) akhir pekan diprediksi akan melemah pada kisaran yang cukup tebal. Di tengah kepungan sentimen negatif, investor memilih untuk melepas portofolio sahamnya untuk sementara.
Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), indeks Dow Jones industrial averaga (DJIA) ditutup merosot 223,32 poin (2,64%) ke level 8.280,74. Bursa Tokyo pun langsung mengikuti, dengan indeks Nikkei-225 dibuka langsung merosot 124,46 poin (1,26%) ke level 9.751,69.
Saham-saham perbankan diprediksi akan bergerak melemah setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan BI Rate siang ini. Analis memperkirakan BI akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin dengan berdasarkan rendahnya inflasi Juni.
Profit taking di lantai bursa ini juga terjadi setelah IHSG bertahan di teritori positif dalam 2 hari terakhir perdagangan di tengah merosotnya bursa-bursa regional.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks bertahan dengan menguat tipis 6 poin ke level 2.065 di tengah tekanan aksi profit taking di sektor properti dan saham ASII. Penguatan tersebut ditopang oleh saham TLKM yang menguat 3.8% dan sektor konsumer. IHSG selanjutnya akan merespon keputusan BI yang bakal menurunkan BI rate sebesar 25 bps ke level 6.75%.
Diperkirakan akan terjadi profit taking di sektor perbankan dan properti pasca pengumuman tersebut. Indeks berpotensi bullish jika MACD terjadi golden cross menjadi bullish divergence. Kisaran indeks ada di 2.050-2.080.
Panin Sekuritas:
IHSG ditutup menguat tipis +0,28% pada level 2.065,753 meski pada awal sesi perdagangan sempat naik cukup signifikan. Pergerakan indeks diwarnai oleh sentimen dari angka inflasi yang diumumkan kemarin, serta ekspektasi penurunan BI Rate.
Profit taking terlihat mulai melanda indeks setelah bursa regional dan harga komoditas bergerak melemah pada sore hari. Hari ini kami perkirakan indeks akan cenderung bergerak melemah dimana sentimen suku bunga tampaknya sudah terefleksi pada kenaikan harga saham perbankan dan properti dalam beberapa hari terakhir.
Rendahnya nilai transaksi dalam beberapa hari terakhir memberikan sinyal investor melakukan "wait and see" terkait dengan agenda politik pemilu Presiden pekan depan. Kisaran support-resistance hari ini pada 2.049-2.077.
(qom/qom)
IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) akhir pekan diprediksi akan melemah pada kisaran yang cukup tebal. Di tengah kepungan sentimen negatif, investor memilih untuk melepas portofolio sahamnya untuk sementara.
Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), indeks Dow Jones industrial averaga (DJIA) ditutup merosot 223,32 poin (2,64%) ke level 8.280,74. Bursa Tokyo pun langsung mengikuti, dengan indeks Nikkei-225 dibuka langsung merosot 124,46 poin (1,26%) ke level 9.751,69.
Saham-saham perbankan diprediksi akan bergerak melemah setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan BI Rate siang ini. Analis memperkirakan BI akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin dengan berdasarkan rendahnya inflasi Juni.
Profit taking di lantai bursa ini juga terjadi setelah IHSG bertahan di teritori positif dalam 2 hari terakhir perdagangan di tengah merosotnya bursa-bursa regional.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks bertahan dengan menguat tipis 6 poin ke level 2.065 di tengah tekanan aksi profit taking di sektor properti dan saham ASII. Penguatan tersebut ditopang oleh saham TLKM yang menguat 3.8% dan sektor konsumer. IHSG selanjutnya akan merespon keputusan BI yang bakal menurunkan BI rate sebesar 25 bps ke level 6.75%.
Diperkirakan akan terjadi profit taking di sektor perbankan dan properti pasca pengumuman tersebut. Indeks berpotensi bullish jika MACD terjadi golden cross menjadi bullish divergence. Kisaran indeks ada di 2.050-2.080.
Panin Sekuritas:
IHSG ditutup menguat tipis +0,28% pada level 2.065,753 meski pada awal sesi perdagangan sempat naik cukup signifikan. Pergerakan indeks diwarnai oleh sentimen dari angka inflasi yang diumumkan kemarin, serta ekspektasi penurunan BI Rate.
Profit taking terlihat mulai melanda indeks setelah bursa regional dan harga komoditas bergerak melemah pada sore hari. Hari ini kami perkirakan indeks akan cenderung bergerak melemah dimana sentimen suku bunga tampaknya sudah terefleksi pada kenaikan harga saham perbankan dan properti dalam beberapa hari terakhir.
Rendahnya nilai transaksi dalam beberapa hari terakhir memberikan sinyal investor melakukan "wait and see" terkait dengan agenda politik pemilu Presiden pekan depan. Kisaran support-resistance hari ini pada 2.049-2.077.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







