Saham Inovisi Menguat Rp 10
Jumat, 03/07/2009 09:46 WIB
Foto: Indro-detikFinance
Jakarta - Saham PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) yang listing perdana di lantai Bursa Efek Indonesia pada Jumat ini dibuka menguat langsung Rp 10. Padahal IHSG mengalami koreksi 20 poin lebih.
Inovisi menjadi emiten keempat yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun ini setelah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) dan PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI).
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Jumat (3/7/2009) saham INVS naik Rp 10 menjadi Rp 135 per saham.
INVS mencatatkan 920 juta saham ke BEI, terdiri dari saham pendiri sebanyak 600 juta saham (60%) dan saham publik sebanyak 320 juta saham (40%).
INVS memasang harga perdana sebesar Rp 125 per saham untuk 40% saham yang dilepas ke publik. Total dana yang diperoleh perseroan melalui IPO ini sebesar Rp 40 miliar.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk investasi infrastruktur telekomunikasi sebesar 85%, sisanya akan dialokasikan untuk modal kerja perseroan.
Pada masa penawaran yang telah digelar 24-26 Juni 2009, telah terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 94,1 juta saham atau sekitar 6 kali dari saham yang ditawarkan untuk porsi pooling sebanyak 16 juta saham (5%).
Sisanya sebanyak 304 juta saham (95%) dialokasikan untuk porsi fixed.
(dro/dnl)
Inovisi menjadi emiten keempat yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun ini setelah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) dan PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI).
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Jumat (3/7/2009) saham INVS naik Rp 10 menjadi Rp 135 per saham.
INVS mencatatkan 920 juta saham ke BEI, terdiri dari saham pendiri sebanyak 600 juta saham (60%) dan saham publik sebanyak 320 juta saham (40%).
INVS memasang harga perdana sebesar Rp 125 per saham untuk 40% saham yang dilepas ke publik. Total dana yang diperoleh perseroan melalui IPO ini sebesar Rp 40 miliar.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk investasi infrastruktur telekomunikasi sebesar 85%, sisanya akan dialokasikan untuk modal kerja perseroan.
Pada masa penawaran yang telah digelar 24-26 Juni 2009, telah terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 94,1 juta saham atau sekitar 6 kali dari saham yang ditawarkan untuk porsi pooling sebanyak 16 juta saham (5%).
Sisanya sebanyak 304 juta saham (95%) dialokasikan untuk porsi fixed.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







