China Dicurigai Timbun Minyak
Jumat, 03/07/2009 10:01 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - China dicurigai telah menimbun cadangan minyak mentah. Hal itu ditengarai menjadi salah satu pemicu lonjakan harga minyak hingga menembus US$ 70 per barel akhir-akhir ini.
Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, secara logikanya harga minyak dunia memang tidak dikontrol pemerintah, namun dikontrol oleh kekuatan internasional.
Dalam keadaan resesi yang belum pulih seperti ini, seharusnya permintaan terhadap minyak belum tinggi sehingga harga tidak akan naik secara signifikan.
"Sekarang harga justru tinggi karena kita curiga China melakukan penimbunan. Itu yang mendorong harga keatas," jelas Purnomo usai Peresmian Ruangan Pelayanan Informasi dan Investasi Terpadu Ditjen Minerbapabum, di Gedung Ditjen Minerbapabum, Jalan Supomo No 10, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Purnomo mengakui saat ini pihaknya tengah mempelajari masalah tersebut dengan berkonsultasi dengan Organization of Petroum Exporting Countries (OPEC) dan International Energy Agency (IEA)
"Kita sedang pelajari kondisi ini dengan OPEC dan IEA," ungkapnya.
Harga minyak mentah dunia kemarin kembali surut di bawah US$ 67 per barel, setelah keluarnya data pengangguran yang menghempaskan harapan akan segera pulihnya ekonomi AS.
Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 2,47 dolar menjadi US$ 66,84 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus juga turun 2,17 dolar menjadi US$ 66,62 per barel.
Pada kesempatan yang sama, Purnomo menambahkan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan produksi minyak hingga 200.000 barel per hari (bph) sehingga produksi minyak di masa mendatang bisa mencapai 1,1 juta barel per hari.
"Kami memiliki planning untuk menaikan produksi hingga 200.000 bph.Namun masalahnya lapangan-lapangan tua turun. Misalnya di duri, Riau. Jadi kita tetap pakai angka konservatif di APBN 2009 (960 ribu bph)," paparnya.
(epi/qom)
Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, secara logikanya harga minyak dunia memang tidak dikontrol pemerintah, namun dikontrol oleh kekuatan internasional.
Dalam keadaan resesi yang belum pulih seperti ini, seharusnya permintaan terhadap minyak belum tinggi sehingga harga tidak akan naik secara signifikan.
"Sekarang harga justru tinggi karena kita curiga China melakukan penimbunan. Itu yang mendorong harga keatas," jelas Purnomo usai Peresmian Ruangan Pelayanan Informasi dan Investasi Terpadu Ditjen Minerbapabum, di Gedung Ditjen Minerbapabum, Jalan Supomo No 10, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Purnomo mengakui saat ini pihaknya tengah mempelajari masalah tersebut dengan berkonsultasi dengan Organization of Petroum Exporting Countries (OPEC) dan International Energy Agency (IEA)
"Kita sedang pelajari kondisi ini dengan OPEC dan IEA," ungkapnya.
Harga minyak mentah dunia kemarin kembali surut di bawah US$ 67 per barel, setelah keluarnya data pengangguran yang menghempaskan harapan akan segera pulihnya ekonomi AS.
Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 2,47 dolar menjadi US$ 66,84 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus juga turun 2,17 dolar menjadi US$ 66,62 per barel.
Pada kesempatan yang sama, Purnomo menambahkan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan produksi minyak hingga 200.000 barel per hari (bph) sehingga produksi minyak di masa mendatang bisa mencapai 1,1 juta barel per hari.
"Kami memiliki planning untuk menaikan produksi hingga 200.000 bph.Namun masalahnya lapangan-lapangan tua turun. Misalnya di duri, Riau. Jadi kita tetap pakai angka konservatif di APBN 2009 (960 ribu bph)," paparnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
