detikfinance

Demutualisasi BEI Tidak Prioritaskan Asing

Indro Bagus SU - detikfinance
Jumat, 03/07/2009 11:57 WIB
Ito Warsito (Foto: Indro/detikcom)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan rencana demutualisasi tidak akan memprioritaskan investor asing. Jika demutualisasi jadi terlaksana, kepemilikan saham di BEI akan dibatasi, termasuk untuk investor asing.

"Kepemilikan asing atas saham BEI kemungkinan akan dibatasi, supaya BEI tidak dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu saja," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di kantornya, SCBD, Jumat (3/7/2009).

Saat ini BEI sedang mengkaji kemungkinan melakukan demutualisasi. Rencana ini masuk dalam 20 program yang dicanangkan jajaran direksi baru BEI saat kampanye beberapa waktu lalu.

Demutualisasi akan memberikan kesempatan bagi investor untuk memiliki saham di BEI. Saat ini, berdasarkan undang-undang pasar modal yang berlaku, kepemilikan saham di BEI hanya diperuntukkan bagi perusahaan sekuritas atau anggota bursa (AB).

Oleh sebab itu, untuk mewujudkan demutualisasi, BEI harus memperoleh persetujuan DPR agar mau mengubah undang-undang pasar modal yang berlaku sekarang.

Jika demutualisasi terwujud, berbagai pihak bisa ikutan memiliki saham BEI seperti emiten, pemerintah dan asing. Sempat berkembang wacana bahwa demutualisasi akan mendorong asing berbondong-bondong membeli saham BEI.

Kekhawatiran pelaku pasar adalah demutualisasi akan membuat asing bisa mengendalikan BEI. Namun Ito mengatakan BEI sedang mengkaji melakukan pembatasan untuk asing jika demutualisasi dapat terwujud nantinya.

"Tentu mekanismenya seperti apa nanti akan kita bahas lagi, seperti apakah akan ada pembatasan bagi kepemilikan saham di BEI dan sebagainya. Tujuannya supaya tidak ada pihak-pihak yang bisa mengendalikan BEI," ujarnya.



(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.