detikfinance

BI Rate Dipangkas Jadi 6,75%

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 03/07/2009 12:07 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,75%. Keputusan itu diambil di tengah laju inflasi yang sudah semakin membaik dan juga tanda-tanda perbaikan ekonomi.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom saat menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Gedung BI, Jakarta, Jumat (3/7/2009).

"Perkembangan ekonomi global menunjukkan tanda perbaikan, tiba di bottom -nya. Negara-negara lain juga sudah ada perbaikan," ujar Miranda.

"Ekspor lebih baik. Data terakhir menunjukkan bahwa ekspor sudah membaik, transaksi berjalan juga akan lebih baik sekitar US$ 2,2 miliar. Sisi domestik bisa di atas 5%," imbuhnya.

Permintaan dunia memang masih belum kembali seperti biasa, masih berhati-hati. Namun menurut Miranda, BI melihat ada hal yang menggembirakan yakni pertumbuhan ekonomi triwulan II sebesar 3,4-4%. Demikian pula penyaluran kredit juga sudah mulai membaik.

BI melihat tanda-tanda inflasi terus melunak yakni year to date 2,1%, sementara inflasi ke depan diperkirakan 5-7%. Nilai tukar rupiah akan stabil kedepannya.

BI sejak awal tahun 2009 memang terus menurunkan BI Rate secara bertahap sebesar 25 basis poin. Rentetan penurunan BI Rate sejak awal tahun adalah:
  • Januari 2009: 8,75%
  • Februari 2009: 8,25%
  • Maret 2009: 7,75%
  • April 2009: 7,50%
  • Mei 2009: 7,25%
  • Juni 2009: 7%.
 

(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.