detikfinance

Bapepam Siap Lempar Wacana Demutualisasi BEI ke Publik

Indro Bagus SU - detikfinance
Jumat, 03/07/2009 13:29 WIB
Foto: Indro Bagus/detikFinance
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyatakan segera meminta masukan dari publik terkait wacana demutualisasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Draft awalnya sudah siap. Selanjutnya kita akan meminta masukan dari publik, seperti lewat seminar dan sebagainya," ujar Kepala Bapepam-LK, Fuad Rahmany di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/7/2009).

Fuad mengatakan, draft awal revisi undang-undang pasar modal yang di dalamnya mencakup soal demutualisasi BEI sudah selesai dan siap dilempar ke publik.

"Ini masih tahap awal sekali. Nanti dalam seminar itu kan pasti ada pro dan kontranya, nanti masukan-masukan dari publik akan kita bahas lagi," ujar Fuad.

Sayangnya Fuad belum bisa memberikan informasi kapan wana demutualisasi akan mulai dimintakan pendapat dari publik.

"Belum tahu kapan. Tapi draft awal sudah selesai," ujarnya.

Setelah wacana demutualisasi memperoleh masukan dari publik, Bapepam bersama BEI dan pelaku pasar akan menyusun draft revisi lanjutan.

"Baru nanti masuk ke DPR, tapi prosesnya masih panjang, tidak semudah itu," ujarnya.

Pada tahun 2004, draft revisi undang-undang pasar modal sudah pernah dibahas di DPR. Namun karena beberapa alasan, pembahasan tidak dilanjutkan.

Menurut Direktur Utama BEI Ito Warsito, upaya-upaya mendorong demutualisasi BEI akan kembali dilakukan oleh jajaran direksi BEI.

"Waktu tahun 2004 kan DPR tidak melanjutkan pembahasan. Kami harap dengan anggota dewan (DPR) yang baru setelah pemilu ini, demutualisasi bisa kembali diajukan," ujar Ito.



(dro/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.