Inpex Diminta Bangun Kilang Pengolahan LNG di Darat
Jumat, 03/07/2009 13:47 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta Inpex Corporation membangun kilang pengolahan LNG di darat untuk pengembangan blok Masela, Nusa Tenggara Timur. Hal ini dilakukan agar proyek tersebut bisa lebih cepat dan ekonomis.
Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, sewaktu POD sementara dikeluarkan, pemerintah memperbolehkan Inpex untuk melanjutkan proyeknya dengan menggunakan floating LNG plant di Blok Masela yang berada di laut Timor.
"Namun ada perkembangan terbaru bahwa palung yang dikira dalam, bisa dilewati pipa. Dulu kan kita mengiranya palung ini sedalam 2500 kilometer, tapi ternyata tidak," ungkap Purnomo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Menurut Purnomo, dengan berubahnya skema pengembangan proyek tersebut, maka akan menghemat biaya hingga ratusan triliun rupiah.
"Kalau Masela ini ditarik ke darat, Republik ini bisa untung ratusan triliun dibandingkan biaya yang diperkirakan Inpex," jelasnya.
Dirjen Migas Evita Legowo menambahkan, pihaknya sedang melakukan studi untuk membuktikan apakah pipa mungkin diletakan (lay down) di dasar palung. Selain kedalaman palung, pihaknya juga memperhitungkan kecepatan arus dan risiko terhadap gempa.
"Studi ini ditargetkan bisa selesai beberapa bulan lagi," jelasnya.
Evita menambahkan untuk melewati palung tersebut perlu dibangun pipa sejauh 150 kilometer dari Blok Masela yang berada di laut Timor sampai mencapai Pulau Saumlaki di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Purnomo menambahkan jika skema ini diterapkan maka pembangunan kilang bisa lebih cepat menjadi 2013 atau 2014. Padahal sebelumnya Inpex memprediksikan pembangunan kilang LNG terapung akan selesai sekitar tahun 2015 atau 2016.
"Jadi POD permanen akan tunggu hasil kajian ini," tandasnya.
(epi/qom)
Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, sewaktu POD sementara dikeluarkan, pemerintah memperbolehkan Inpex untuk melanjutkan proyeknya dengan menggunakan floating LNG plant di Blok Masela yang berada di laut Timor.
"Namun ada perkembangan terbaru bahwa palung yang dikira dalam, bisa dilewati pipa. Dulu kan kita mengiranya palung ini sedalam 2500 kilometer, tapi ternyata tidak," ungkap Purnomo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Menurut Purnomo, dengan berubahnya skema pengembangan proyek tersebut, maka akan menghemat biaya hingga ratusan triliun rupiah.
"Kalau Masela ini ditarik ke darat, Republik ini bisa untung ratusan triliun dibandingkan biaya yang diperkirakan Inpex," jelasnya.
Dirjen Migas Evita Legowo menambahkan, pihaknya sedang melakukan studi untuk membuktikan apakah pipa mungkin diletakan (lay down) di dasar palung. Selain kedalaman palung, pihaknya juga memperhitungkan kecepatan arus dan risiko terhadap gempa.
"Studi ini ditargetkan bisa selesai beberapa bulan lagi," jelasnya.
Evita menambahkan untuk melewati palung tersebut perlu dibangun pipa sejauh 150 kilometer dari Blok Masela yang berada di laut Timor sampai mencapai Pulau Saumlaki di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Purnomo menambahkan jika skema ini diterapkan maka pembangunan kilang bisa lebih cepat menjadi 2013 atau 2014. Padahal sebelumnya Inpex memprediksikan pembangunan kilang LNG terapung akan selesai sekitar tahun 2015 atau 2016.
"Jadi POD permanen akan tunggu hasil kajian ini," tandasnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
