Pengguna Investor Area Baru 150 Orang
Jumat, 03/07/2009 13:58 WIB
Nurhaida (Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Penerapan sistem investor area ternyata jauh dari harapan. Sejauh ini, investor yang mendaftarkan diri ke fasilitas ini baru 150 investor.
"Sejauh ini investor yang menggunakan fasilitas ini baru sekitar 150 investor," ujar Kepala Biro Transaksi & Lembaga Efek Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Nurhaida di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Sistem investor area merupakan fasilitas yang diberikan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fasilitas ini memungkinkan investor yang sudah memiliki subrekening (subaccount) di KSEI melakukan pengecekan secara langsung atas saldo efeknya masing-masing.
Fasilitas investor area merupakan upaya mencegah tangan-tangan nakal sekuritas yang kadang suka memperdagangkan saldo efek nasabah tanpa sepengetahuan nasabah.
Dengan fasilitas ini, investor bisa melihat secara langsung perpindahan efek miliknya secara mendetil per transaksi yang terjadi.
Sistem ini diluncurkan pada 17 Juni 2009. Namun rupanya realisasi penggunaan fasilitas ini jauh dari harapan. Betapa tidak, jumlah investor di BEI saat ini sebanyak 329 ribu investor, sedangkan yang menggunakan fasilitas in baru 150 investor atau sekitar 0,045% saja.
"Kita sudah tanyakan ke KSEI, katanya sekuritas sudah mengumumkan ke para nasabahnya. Mungkin perlu sosialisasi lagi," ujar Nurhaida.
(dro/qom)
"Sejauh ini investor yang menggunakan fasilitas ini baru sekitar 150 investor," ujar Kepala Biro Transaksi & Lembaga Efek Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Nurhaida di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Sistem investor area merupakan fasilitas yang diberikan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fasilitas ini memungkinkan investor yang sudah memiliki subrekening (subaccount) di KSEI melakukan pengecekan secara langsung atas saldo efeknya masing-masing.
Fasilitas investor area merupakan upaya mencegah tangan-tangan nakal sekuritas yang kadang suka memperdagangkan saldo efek nasabah tanpa sepengetahuan nasabah.
Dengan fasilitas ini, investor bisa melihat secara langsung perpindahan efek miliknya secara mendetil per transaksi yang terjadi.
Sistem ini diluncurkan pada 17 Juni 2009. Namun rupanya realisasi penggunaan fasilitas ini jauh dari harapan. Betapa tidak, jumlah investor di BEI saat ini sebanyak 329 ribu investor, sedangkan yang menggunakan fasilitas in baru 150 investor atau sekitar 0,045% saja.
"Kita sudah tanyakan ke KSEI, katanya sekuritas sudah mengumumkan ke para nasabahnya. Mungkin perlu sosialisasi lagi," ujar Nurhaida.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 09:11 WIB
AAA Sekuritas: IHSG Sambut Kabar Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
