IHSG Berubah Arah Raih 9 Poin
Jumat, 03/07/2009 16:12 WIB
Jakarta - Setelah sepanjang hari melalui perdagangan di teritori negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup sesi perdagangan akhir pekan ini di teritori positif. IHSG berbalik arah setelah Bank Indonesia mengumumkan penurunan BI Rate 25 basis poin menjadi 6,75%.
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh positifnya 2 perusahaan telekomunikasi yakni Telkom dan Indosat. Saham Telkom (TLKM) tercatat naik hingga Rp 400 menjadi Rp 8,600, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.500.
Sementara IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) ditutup menguat tipis 9,549 poin (0,46%) ke level 2.075,302, indeks LQ 45 naik 2,726 poin (0,68%) ke level 404,834.
Bursa-bursa regional ditutup cukup variatif. Indeks KOSPI ditutup naik 8,56 poin (0,6%) ke level 1.420,04, indeks Nikkei-225 turun 60,08 poin (0,61%) ke level 9.816,07 dan Hang Seng naik 25,35 poin (0,14%) ke level 18.094,66.
"BI baru saja mengumumkan memangkas BI rate sebesar 25 bp ke 6.75% setelah melihat inflasi Juni 2009 yang turun atau lebih rendah dari estimasi survei. Pemangkasan BI rate kali ini sesuai dengan ekspektasi sehingga diperkirakan tidak akan terlalu mempengaruhi sentimen market," demikian analisis dari CIMB-GK Securities.
Dijelaskan, BI juga memberi signal bahwa akan lebih berhati-hati terhadap inflasi di masa depan. Sementara respons sektor riil atas turunnya BI rate biasanya baru terlihat 3-6 bulan kedepan. Selain itu BI juga memprediksi ekonomi akan bertumbuh 3.5-4% tahun ini.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 68.530 kali pada volume 4.174 juta lembar saham senilai Rp 2,708 triliun. Sebanyak 82 saham naik, 93 saham turun dan 65 saham stagnan.
Saham-saham lain yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Astra International (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 23.450, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 80 menjadi Rp 930, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6650, Indika Energi (INDY) naik Rp 150 menjadi Rp 2.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 10.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 11.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.800, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 4.525.
(qom/qom)
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh positifnya 2 perusahaan telekomunikasi yakni Telkom dan Indosat. Saham Telkom (TLKM) tercatat naik hingga Rp 400 menjadi Rp 8,600, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.500.
Sementara IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) ditutup menguat tipis 9,549 poin (0,46%) ke level 2.075,302, indeks LQ 45 naik 2,726 poin (0,68%) ke level 404,834.
Bursa-bursa regional ditutup cukup variatif. Indeks KOSPI ditutup naik 8,56 poin (0,6%) ke level 1.420,04, indeks Nikkei-225 turun 60,08 poin (0,61%) ke level 9.816,07 dan Hang Seng naik 25,35 poin (0,14%) ke level 18.094,66.
"BI baru saja mengumumkan memangkas BI rate sebesar 25 bp ke 6.75% setelah melihat inflasi Juni 2009 yang turun atau lebih rendah dari estimasi survei. Pemangkasan BI rate kali ini sesuai dengan ekspektasi sehingga diperkirakan tidak akan terlalu mempengaruhi sentimen market," demikian analisis dari CIMB-GK Securities.
Dijelaskan, BI juga memberi signal bahwa akan lebih berhati-hati terhadap inflasi di masa depan. Sementara respons sektor riil atas turunnya BI rate biasanya baru terlihat 3-6 bulan kedepan. Selain itu BI juga memprediksi ekonomi akan bertumbuh 3.5-4% tahun ini.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 68.530 kali pada volume 4.174 juta lembar saham senilai Rp 2,708 triliun. Sebanyak 82 saham naik, 93 saham turun dan 65 saham stagnan.
Saham-saham lain yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Astra International (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 23.450, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 80 menjadi Rp 930, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6650, Indika Energi (INDY) naik Rp 150 menjadi Rp 2.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 10.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 11.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.800, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 4.525.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
