detikfinance

Merger UUS Bukopin dan Bank Syariah Bukopin 10 Juli 2009

Herdaru Purnomo - detikfinance
Minggu, 05/07/2009 17:57 WIB
(Foto:dok detikFinance)
Jakarta - Merger unit usaha syariah PT Bank Bukopin dengan PT Bank Syariah Bukopin (BSB) akan direalisasikan pada 10 Juli 2009. Hal ini terkait rencana Bukopin melakukan spin off atas divisi syariahnya.

Demikian dikatakan oleh Direktur Bisnis BSB, Eriandi usai talk show Islamic Banking di Arena Pekan Raya Jakarta, Minggu (05/07/2009).

"BSB yang merupakan hasil akuisisi dari PT Bank Persyarikatan Indonesia nantinya akan bergabung dengan UUS Bukopin pada 10 Juli 2009," ujarnya.

Ia mengatakan, nantinya setelah bergabung menjadi satu (UUS Bukopin dan BSB) maka ekspansi kredit ditargetkan akan mencapai Rp 1,3 triliun di akhir tahun 2009, yang fokusnya 70 persen di Usaha Mikro Kecil Menengah.

"Saat ini untuk UUS Bukopin sendiri sudah menyalurkan kredit sekitar Rp 1,3 triliun dan BSB sebesar Rp 250 miliar, maka penambahan setelah mergernya UUS dan BSB ekspansi kredit akan diproyeksikan tumbuh Rp 350 miliar sampai dengan akhir tahun 2009," paparnya.

Aset UUS Bukopin, lanjut Eriandi saat ini sebesar Rp 1,2 triliun dan Aset BSB sebesar Rp 700 miliar.

"Maka nantinya total aset akan mencapai Rp 1,9 triliun setelah merger," pungkasnya.



(dru/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.