Konsumsi Premium dan Avtur Naik 20-25% Semasa Liburan
Senin, 06/07/2009 10:34 WIB
Foto: Nurul Q/detikFinance
Jakarta - Konsumsi premium dan avtur meningkat 20-25 persen selama masa liburan, terutama di daerah-daerah tujuan wisata. Meski mengalami kenaikan signifikan, stok BBM nasional masih aman menjelang masa pilpres 8 Juli 2009.
Demikian hal itu dikemukakan oleh VP Communication PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra dalam pesan singkatnya kepada detikFinance , Senin (6/7/2009).
"Kenaikan konsumsi BBM yang mencolok adalah premium dan avtur berkisar 20-25 persen yaitu transportasi darat dan udara di daerah tujuan wisata," ungkapnya.
Meski begitu, ia menyatakan, stok BBM hingga pelaksanaan Pilpres nanti masih aman. Stok nasional BBM hingga minggu (5/7/2009) kemarin, adalah sebagai berikut premium 16,6 hari, minyak 45 hari, dan solar 22,4 hari.
"Total rata-rata stok premium, kerosene (minyak tanah), dan solar mencukupi untuk 22,2 hari," imbuhnya.
Sementara itu stok avtur dan Pertamax masing-masing 14,2 hari dan 46 hari. Sedangkan Pertamax Plus sebanyak 117,5 hari.
"Tidak ada depot dan instalasi yang stoknya kritis dan ini siap menghadapi pilpres," katanya.
Ia menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan BBM secara tiba-tiba, pihaknya sudah menyiapkan Tim Satgas Pertamina yang aktif mulai dari h-7 sampai h+7 di lokasi-lokasi SPBU Pertamina.
(ang/lih)
Demikian hal itu dikemukakan oleh VP Communication PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra dalam pesan singkatnya kepada detikFinance , Senin (6/7/2009).
"Kenaikan konsumsi BBM yang mencolok adalah premium dan avtur berkisar 20-25 persen yaitu transportasi darat dan udara di daerah tujuan wisata," ungkapnya.
Meski begitu, ia menyatakan, stok BBM hingga pelaksanaan Pilpres nanti masih aman. Stok nasional BBM hingga minggu (5/7/2009) kemarin, adalah sebagai berikut premium 16,6 hari, minyak 45 hari, dan solar 22,4 hari.
"Total rata-rata stok premium, kerosene (minyak tanah), dan solar mencukupi untuk 22,2 hari," imbuhnya.
Sementara itu stok avtur dan Pertamax masing-masing 14,2 hari dan 46 hari. Sedangkan Pertamax Plus sebanyak 117,5 hari.
"Tidak ada depot dan instalasi yang stoknya kritis dan ini siap menghadapi pilpres," katanya.
Ia menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan BBM secara tiba-tiba, pihaknya sudah menyiapkan Tim Satgas Pertamina yang aktif mulai dari h-7 sampai h+7 di lokasi-lokasi SPBU Pertamina.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
