Depkeu Tutup 4.000 Rekening Liar dalam 1,5 Tahun
Senin, 06/07/2009 10:50 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Sama 1,5 tahun belakangan, Departemen Keuangan telah menutup sekitar 4.000 rekening liar dari Kementerian/Lembaga (K/L) dengan nilai kurang lebih Rp 9,7 triliun.
Demikian disampaikan oleh Irjen Depkeu Hekinus Manao ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/7/2009).
"Sudah ada kurang lebih 4.000 rekening yang ditutup karena memang tidak diperlukan lagi, jumlah itu selama 1,5 tahun. Tahun pertama nilainya Rp 7,6 triliun, dan tahun kedua sekitar Rp 2,1 triliun," tuturnya.
Sementara itu pada bulan Juni 2009, ada 72 rekening liar yang sudah ditutup oleh Departemen Keuangan, termasuk di dalamnya adalah rekening Depkeu sendiri. Namun besarannya menurut Hekinus tidak banyak, sekitar Rp 2 sampai 3 miliar.
Hekinus menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pembersihan rekening-rekening liar bekerjasama dengan KPK dan BPK.
"Sudah ada beberapa yang terindikasi korupsi seperti di Depnaker dan Depsos yang sudah ditangani KPK, itu hasil kita. Memang sulit membersihkan kerjaan orang yang sudah berpuluh-puluh tahun, itu butuh proses," pungkasnya.
(dnl/lih)
Demikian disampaikan oleh Irjen Depkeu Hekinus Manao ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/7/2009).
"Sudah ada kurang lebih 4.000 rekening yang ditutup karena memang tidak diperlukan lagi, jumlah itu selama 1,5 tahun. Tahun pertama nilainya Rp 7,6 triliun, dan tahun kedua sekitar Rp 2,1 triliun," tuturnya.
Sementara itu pada bulan Juni 2009, ada 72 rekening liar yang sudah ditutup oleh Departemen Keuangan, termasuk di dalamnya adalah rekening Depkeu sendiri. Namun besarannya menurut Hekinus tidak banyak, sekitar Rp 2 sampai 3 miliar.
Hekinus menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pembersihan rekening-rekening liar bekerjasama dengan KPK dan BPK.
"Sudah ada beberapa yang terindikasi korupsi seperti di Depnaker dan Depsos yang sudah ditangani KPK, itu hasil kita. Memang sulit membersihkan kerjaan orang yang sudah berpuluh-puluh tahun, itu butuh proses," pungkasnya.
(dnl/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
