Rekomendasi Saham
Mayora si Emiten Inovatif
Senin, 06/07/2009 11:37 WIB
Jakarta - Saham produsen makanan ringan, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) bisa jadi pilihan. Emiten ini selalu penuh inovatif untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan baku. Plus iklan yang gencar, MYOR bisa jadi saham yang menarik kedepannya.
Berikut review CIMB-GK Securities untuk saham MYOR, Senin (6/7/2009).
Kami melihat MYOR berpotensi mengalami pertumbuhan yang pesat didukung oleh portofolio produk yang beragam dari biskuit hingga sereal, dengan 6 bisnis utama: biskuit, permen, wafer, coklat, makanan kesehatan, kopi. Produk coklat dan kopi sangat popular di Indonesia, seperti: kopiko, torabica, beng beng, danisa, biskuit Roma dan Slai O Lai.
MYOR cukup aktif dalam TV promosi dengan iklan yang menarik. MYOR juga selalu sensitif terhadap daya beli target market, dan berinovasi dengan menyediakan packaging yang lebih kecil untuk meredam dampak kenaikan harga bahan baku. Biasanya MYOR rela mengalami penurunan margin demi menjaga pangas pasar, dan strategi ini telah menambah pangsa pasar dalam 3 tahun terakhir dengan mutu terjaga. Produk MYOR sudah diekspor dan memenuhi syarat ketat dari Eropa. Porsi ekspor MYOR saat ini mencapai 15% dari total penjualan (sebelumnya 10%).
MYOR menghabiskan Rp500 miliar untuk capex pada FY08 untuk meningkatkan kapasitas proses coklat dan kopi, pembangunan pabrik dan gudang baru, termasuk pembuatan biskuit yang moderen, sekitar 13% dari sales. Dalam kunjungan kami ke pabrik biskuit yang baru, prosesnya 3.5x lebih cepat dari sebelumnya, diiringi oleh manajemen pabrik yang baik.
Dua 'production line' akan dimulai September 2009 sehingga membuat MYOR pabrik biskuit terbesar di Asia, menurut manajemen. Dalam perkiraan kami, produksi akan naik 3x ke 380k ton/tahun dan akan mencapai 500k ton pada FY11, artinya peningkatan kapasitas 20-30%/tahun dengan capex Rp700 miliar dalam 3 tahun kedepan.
Tiga faktor kunci perbaikan margin:
Gross margin naik 3% dalam 2 kwartal, menjadi 21.6% pada 1Q09, namun masih dibawah target 24-26%. Meskipun gross debt naik ke Rp973 miliar pada 1Q09, gearing tetap di 42%, sementara ROE dan ROIC naik diatas 17% dari 13-14% pada FY07.
Kami mempertahankan rating OUTPERFORM untuk Mayora Indah (MYOR) dengan target harga Rp2150 (dari Rp1500) berdasarkan metode DCF (WACC 15.6%, LTG 7.4%), yang mengindikasikan 6.3x dan 4.4x FY09-10 P/E. Distributor utama produk di pasar lokal tidak dikonsolidasi kedalam MYOR meskipun dikendalikan oleh keluarga pendiri, kemungkinan karena masalah transfer pricing. Namun manajamen menyatakan hal tersebut mungkin akan terjadi dalam 1-2 tahun lagi.
Distribusi adalah faktor kunci untuk consumer produk di negara kita. Meskipun penjualan dan market cap MYOR lebih kecil dibandingkan pesaingnya, pertumbuhan yang cepat di sektor consumer goods akan mendapat perhatian investor dalam beberapa tahun kedepan. Valuasi MYOR relatif murah, pada 5x trailing core P/E dan 1x P/BV.
(qom/lih)
Berikut review CIMB-GK Securities untuk saham MYOR, Senin (6/7/2009).
Kami melihat MYOR berpotensi mengalami pertumbuhan yang pesat didukung oleh portofolio produk yang beragam dari biskuit hingga sereal, dengan 6 bisnis utama: biskuit, permen, wafer, coklat, makanan kesehatan, kopi. Produk coklat dan kopi sangat popular di Indonesia, seperti: kopiko, torabica, beng beng, danisa, biskuit Roma dan Slai O Lai.
MYOR cukup aktif dalam TV promosi dengan iklan yang menarik. MYOR juga selalu sensitif terhadap daya beli target market, dan berinovasi dengan menyediakan packaging yang lebih kecil untuk meredam dampak kenaikan harga bahan baku. Biasanya MYOR rela mengalami penurunan margin demi menjaga pangas pasar, dan strategi ini telah menambah pangsa pasar dalam 3 tahun terakhir dengan mutu terjaga. Produk MYOR sudah diekspor dan memenuhi syarat ketat dari Eropa. Porsi ekspor MYOR saat ini mencapai 15% dari total penjualan (sebelumnya 10%).
MYOR menghabiskan Rp500 miliar untuk capex pada FY08 untuk meningkatkan kapasitas proses coklat dan kopi, pembangunan pabrik dan gudang baru, termasuk pembuatan biskuit yang moderen, sekitar 13% dari sales. Dalam kunjungan kami ke pabrik biskuit yang baru, prosesnya 3.5x lebih cepat dari sebelumnya, diiringi oleh manajemen pabrik yang baik.
Dua 'production line' akan dimulai September 2009 sehingga membuat MYOR pabrik biskuit terbesar di Asia, menurut manajemen. Dalam perkiraan kami, produksi akan naik 3x ke 380k ton/tahun dan akan mencapai 500k ton pada FY11, artinya peningkatan kapasitas 20-30%/tahun dengan capex Rp700 miliar dalam 3 tahun kedepan.
Tiga faktor kunci perbaikan margin:
- Harga komoditas (bahan baku) naik perlahan
- Penguatan Rupiah
- Daya beli konsumen meningkat.
Gross margin naik 3% dalam 2 kwartal, menjadi 21.6% pada 1Q09, namun masih dibawah target 24-26%. Meskipun gross debt naik ke Rp973 miliar pada 1Q09, gearing tetap di 42%, sementara ROE dan ROIC naik diatas 17% dari 13-14% pada FY07.
Kami mempertahankan rating OUTPERFORM untuk Mayora Indah (MYOR) dengan target harga Rp2150 (dari Rp1500) berdasarkan metode DCF (WACC 15.6%, LTG 7.4%), yang mengindikasikan 6.3x dan 4.4x FY09-10 P/E. Distributor utama produk di pasar lokal tidak dikonsolidasi kedalam MYOR meskipun dikendalikan oleh keluarga pendiri, kemungkinan karena masalah transfer pricing. Namun manajamen menyatakan hal tersebut mungkin akan terjadi dalam 1-2 tahun lagi.
Distribusi adalah faktor kunci untuk consumer produk di negara kita. Meskipun penjualan dan market cap MYOR lebih kecil dibandingkan pesaingnya, pertumbuhan yang cepat di sektor consumer goods akan mendapat perhatian investor dalam beberapa tahun kedepan. Valuasi MYOR relatif murah, pada 5x trailing core P/E dan 1x P/BV.
(qom/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:13 WIB
Market Flash eTrading
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
