BKPM: Investasi Samsung Hanya Masalah Waktu Saja
Senin, 06/07/2009 13:47 WIB
Jakarta - Dari sekian rencana investasi para perusahaan telepon genggam Handphone (HP) dunia ke Indonesia, nampaknya hanya Samsung yang paling serius. Sementara pemain-pemain lainnya seperti Nokia, Research in Motion (BlackBerry) belum terlihat batang hidungnya.
Kepala BKPM Muhammad Lutfi mengatakan pihak Samsung telah menyambangi BKPM terkait niatannya membuka pabrik di Indonesia. Namun rencana investasi tersebut belum diketahui kapan berlangsung dan berapa investasinya.
"Samsung, dia sudah datang baru permisi, untuk melihat opportunity investasi di Indonesia, kapan jelasnya belum ada suratnya ke BKPM," kata Lutfi saat ditemui di Kantor Kadin, Senin (6/7/2009).
Ia juga mengatakan soal kabar Nokia dan RIM (BlackBerry) untuk melakukan hal serupa, Lutfi dengan tegas mengatakan sampai saat ini ia belum tahu soal rencana dua perusahaan tersebut. Sedangkan untuk Samsung ia punya keyakinan realisasi investasinya berpeluang besar untuk segera direalisasikan.
"Masalah waktu saja, tinggal jalan saja," ucapnya
Seperti diketahui, sudah banyak para investor HP di dunia berniat membenamkan investasinya di Indonesia seperti dari China, Taiwan, Korea dan lain-lain. Maraknya HP-HP ilegal di pasar dalam negeri ditenggarai membuat para calon investor tersebut tidak punya nyali atau maju mundur untuk berinvestasi.
(hen/qom)
Kepala BKPM Muhammad Lutfi mengatakan pihak Samsung telah menyambangi BKPM terkait niatannya membuka pabrik di Indonesia. Namun rencana investasi tersebut belum diketahui kapan berlangsung dan berapa investasinya.
"Samsung, dia sudah datang baru permisi, untuk melihat opportunity investasi di Indonesia, kapan jelasnya belum ada suratnya ke BKPM," kata Lutfi saat ditemui di Kantor Kadin, Senin (6/7/2009).
Ia juga mengatakan soal kabar Nokia dan RIM (BlackBerry) untuk melakukan hal serupa, Lutfi dengan tegas mengatakan sampai saat ini ia belum tahu soal rencana dua perusahaan tersebut. Sedangkan untuk Samsung ia punya keyakinan realisasi investasinya berpeluang besar untuk segera direalisasikan.
"Masalah waktu saja, tinggal jalan saja," ucapnya
Seperti diketahui, sudah banyak para investor HP di dunia berniat membenamkan investasinya di Indonesia seperti dari China, Taiwan, Korea dan lain-lain. Maraknya HP-HP ilegal di pasar dalam negeri ditenggarai membuat para calon investor tersebut tidak punya nyali atau maju mundur untuk berinvestasi.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:57 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
