BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp 4.000 Triliun dalam 3 Tahun
Senin, 06/07/2009 17:18 WIB
Ito Warsito (Foto: Indro/detikcom)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan mampu meningkatkan kapitalisasi pasar emiten hingga menjadi Rp 4.000 triliun atau Rp 4 ziliun dalam 3 tahun ke depan. Saat ini kapitalisasi pasar emiten di BEI sebesar Rp 1,6 ziliun.
"Saat ini kapitalisasi pasar bursa sudah sekitar Rp 1.600 triliun. Kami optimis dalam 3 tahun ke depan kapitalisasi kita akan mencapai Rp 3.000-4.000 triliun," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (6/7/2009).
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Ito, BEI memfasilitasi pembentukan Sertifikat Penitipan Efek Investor (SPEI). Sertifikat ini digunakan untuk mewadahi perusahaan asing untuk melakukan transaksi sahamnya di BEI. Selain itu, SPEI dapat mempermudah perusahaan asing untuk mencatatkan sahamnya (listing) di BEI.
Ito juga mengatakan kalau emiten asing yang akan melakukan listing di BEI memiliki kewajiban mengikuti standar parameter dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Kendati demikian, BEI juga melakukan upaya melakukan standarisasi parameter yang sesuai dengan standar internasional.
SPEI itu berfungsi sebagai fasilitas penunjang pasar modal Indonesia sekaligus untuk menjembatani dengan parameter internasional, sehingga ke depannya tidak akan membatasi perusahaan mana pun yang hendak listing di BEI.
"Kalau perusahaan asing mau transaksi di sini, dia harus ikuti aturan bursa kita. SPEI sudah mulai berlaku sejak jumat pekan lalu," tuturnya.
(dro/qom)
"Saat ini kapitalisasi pasar bursa sudah sekitar Rp 1.600 triliun. Kami optimis dalam 3 tahun ke depan kapitalisasi kita akan mencapai Rp 3.000-4.000 triliun," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (6/7/2009).
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Ito, BEI memfasilitasi pembentukan Sertifikat Penitipan Efek Investor (SPEI). Sertifikat ini digunakan untuk mewadahi perusahaan asing untuk melakukan transaksi sahamnya di BEI. Selain itu, SPEI dapat mempermudah perusahaan asing untuk mencatatkan sahamnya (listing) di BEI.
Ito juga mengatakan kalau emiten asing yang akan melakukan listing di BEI memiliki kewajiban mengikuti standar parameter dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Kendati demikian, BEI juga melakukan upaya melakukan standarisasi parameter yang sesuai dengan standar internasional.
SPEI itu berfungsi sebagai fasilitas penunjang pasar modal Indonesia sekaligus untuk menjembatani dengan parameter internasional, sehingga ke depannya tidak akan membatasi perusahaan mana pun yang hendak listing di BEI.
"Kalau perusahaan asing mau transaksi di sini, dia harus ikuti aturan bursa kita. SPEI sudah mulai berlaku sejak jumat pekan lalu," tuturnya.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
