detikfinance

80 Perusahaan Indonesia Ditargetkan Ikut Pameran di China

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Senin, 06/07/2009 19:35 WIB
Foto: Hendra/detikFinance
Jakarta - Pemerintah menargetkan sedikitnya 80 perusahaan dalam negeri akan ikut serta dalam pameran The 6th China Asean Expo (Caexpo) 2009.

Menurut Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional, Bacrul Chairi, pihak penyelenggara sudah menyiapkan 110 stand untuk Indonesia. Saat ini perusahaan yang sudah mendaftarkan diri mencapai 65 perusahaan.

"Kami menargetkan minimal 80 perusahaan ikut serta dalam CAEXPO 2009," ujar Bachrul usai penandatanganan operation agreement pelaksanaan CAEXPO 2009 di Gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais No 5, Jakarta, Senin (6/7/2009).

Bachrul berharap akan ada kenaikan transaksi (volume perdagangan) sekitar 10-15 persen dari transaksi tahun lalu sekitar US$ 14 juta atau setara dengan US$ 16 juta. "Kita harapkan ada kenaikan 10-15 persen dari tahun lalu," ungkap Bachrul.

Adapun produk yang menjadi unggulan dalam pameran tersebut diantaranya meubeul, fresh food, hasil kayu, hasil pertanian, rotan, jewelery, karet, sarang burung, kopi dan hasil-hasil laut.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu  menyatakan dalam pameran tersebut akan menjadikan kota Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur untuk menjadi ikon Indonesia dalam pameran tersebut.

"Kita berhak membawa satu kota. Tahun ini kita bawa Kutai Kertanegara, tahun lalu kan kita bawa Bandung. Kota yang masih ada hubungan sejarah dengan China," ungkapnya.

Seperti diketahui, pameran The 6th China Asean Expo (Caexpo) 2009 akan diselenggarakan 20-24 oktober 2009 di Nanning International Convention and Exihibition Center, Nanning Guangxi, P.R, China. Ini merupakan pameran tahunan yang dilaksanakan sejak tahun 2004, Indonesia sendiri sudah mengikuti CAEXPO sejak awal pameran ini dilaksanakan.

Pada tahun 2008, total jumlah perusahaan peserta CAEXPO mencapai 5055, pembeli yang berdatangan dari 65 negara tercatat 35 ribu orang.

Meskipun kena dampak krisis finansial namun volume perdagangan China dan Asean tetap tumbuh 16 persen mencapai US$ 231 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Asean merupakan mitra perdagangan nomor 4 bagi China. Investasi dari China ke negara Asean pada tahun 2008 hampir mencapai US$ 60 miliar.

Sementara itu, pada tahun 2008, hubungan China-Indonesia terus maju. Menurut data, volume perdagangan antara kedua negara mencapai US$ 31,5 miliar atau tumbuh 25,7 persen dibanding tahun 2007. China menjadi negara pengimpor non migas nomor 1 bagi Indonesia juga merupakan mitra dagang nomor 3 bagi Indonesia dan pasar ekspor nomor 4 bagi Indonesia.  




(epi/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.