detikfinance

Mendag: Tuduhan Dumping Didominasi Negara Maju

Suhendra - detikfinance
Rabu, 08/07/2009 14:03 WIB
Foto: Alih-detikFinance
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan maraknya tuduhan dumping yang dialamatkan ke Indonesia tidak terlepas dari upaya negara-negara di dunia untuk meredam dampak krisis global. Tuduhan dumping ternyata umumnya dilakukan oleh negara-negara maju terhadap negara berkembang.

Sedangkan dari sisi industri, langkah tuduhan dumping sebagai bentuk sensitifitas terhadap persaingan perdagangan di dunia saat krisis.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat ditemui di acara pencontrengan di kediamannya Jl Lamandau, Blom Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2009).

"Saya rasa ini karena industri lebih peka terhadap persaingan karena permintaan yang lemah dan itu memang terjadi," kata Mari.

Bahkan dengan tegas ia mengatakan langkah tuduhan dumping justru banyak dilakukan oleh negara maju, dan ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak berimbang dan tidak adil, bahkan cenderung merugikan negara-negara berkembang.

"Walaupun langkah yang dilakukan konsisten dengan WTO tetapi langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh negara maju kapasitasnya maupun  dana yang mereka jauh lebih besar dari negara berkembang. Jadi menurut hemat kami bukan hanya Indonesia, itu merugikan," jelasnya.

Praktek dumping adalah praktek perdagangan yang dilakukan oleh negara tertentu dengan menjual produk lebih mahal di negara asalnya, sedangkan di negara tujuan ekspor justru lebih murah. Kondisi ini biasanya akan menjadi senjata negara yang terkena praktek dumping untuk melakukan tuduhan bahkan investigasi.



(hen/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.