Produksi CPO Malaysia Turun 3,9%
Kamis, 09/07/2009 10:02 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Sepanjang bulan Januari sampai Mei 2009 produksi CPO di Malaysia mengalami penurunan sebesar 3,9% menjadi 6,47 juta ton dari periode yang sama tahun lalu 6,73 juta ton.
Demikian disampaikan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dalam investor bulletin yang dikutip detikFinance , Kamis (9/7/2009).
Sampai akhir 2009 ini produksi CPO Malaysia diproyeksikan berada pada sekitar 17,8 juta ton atau naik tipis sekitar 0,6% dibandingkan peroide yang sama tahun 2008 yang sebesar 17,7 juta ton.
Namun secara kontribusi, produksi CPO Malaysia mempunyai kontribusi sebesar 39,6% dari total produksi CPO dunia atau menjadi negara penghasil CPO terbesar kedua setelah Indonesia.
Produksi CPO AALI
Sementara itu, produksi CPO dari salah satu pemain kakap Indonesia, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada semester I-2009 masih mencatat peningkatan sebesar 1,1% menjadi 499.444 ton dibandingkan periode yang sama tahun 2008 yang sebesar 494.074 ton.
Peningkatan produksi tersebut terjadi seiring meningkatnya produksi Tandan Buah Segar (TBS) perseroan sebesar 1,3% menjadi 1,99 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,96 juta ton.
Peningkatan produksi TBS terbesar terjadi pada lahan AALI yang berada di area Kalimantan yang meningkat sebesar 8%, kemudian dari area Sulawesi sebesar 5,6%. Namun produksi CPO dari area Sumatera turun 4,8%.
(dnl/lih)
Demikian disampaikan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dalam investor bulletin yang dikutip detikFinance , Kamis (9/7/2009).
Sampai akhir 2009 ini produksi CPO Malaysia diproyeksikan berada pada sekitar 17,8 juta ton atau naik tipis sekitar 0,6% dibandingkan peroide yang sama tahun 2008 yang sebesar 17,7 juta ton.
Namun secara kontribusi, produksi CPO Malaysia mempunyai kontribusi sebesar 39,6% dari total produksi CPO dunia atau menjadi negara penghasil CPO terbesar kedua setelah Indonesia.
Produksi CPO AALI
Sementara itu, produksi CPO dari salah satu pemain kakap Indonesia, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada semester I-2009 masih mencatat peningkatan sebesar 1,1% menjadi 499.444 ton dibandingkan periode yang sama tahun 2008 yang sebesar 494.074 ton.
Peningkatan produksi tersebut terjadi seiring meningkatnya produksi Tandan Buah Segar (TBS) perseroan sebesar 1,3% menjadi 1,99 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,96 juta ton.
Peningkatan produksi TBS terbesar terjadi pada lahan AALI yang berada di area Kalimantan yang meningkat sebesar 8%, kemudian dari area Sulawesi sebesar 5,6%. Namun produksi CPO dari area Sumatera turun 4,8%.
(dnl/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
