FREN Angsur Tunggakan Bunga Rp 41,76 Miliar
Kamis, 09/07/2009 13:30 WIB
Foto: FREN
Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) akan melakukan pembayaran secara berangsur atas kupon bunga tertunggak sebesar Rp 41,76 miliar beserta dendanya sebesar Rp 1 miliar.
"Kupon bunga tertunggak akan dibayarkan secara bertahap sebanyak 4 kali angsuran, dimulai 31 Juli 2009 dan selanjutnya setiap tanggal 15 pada September, Desember dan Maret 2010,” Demikian disampaikan Direktur FREN, Anthony C. Kartawiria, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/7/2009).
Ia mengatakan, pihak BEI meragukan keuangan FREN, mengingat cash flow perseroan per 31 Maret 2009 mengalami defisit Rp 16,25 miliar. Demikian pula pembayaran denda kupon bunga tertunggak dibayarkan 4 kali angsuran masing-masing Rp 250,16 juta pada waktu bersamaan dengan pembayaran kupon bunga tertunggak.
Sementara Mandiri Sekuritas ditunjuk perusahaan selaku penasihat keuangan untuk melakukan kajian terhadap kondisi keuangan perseroan.
Lebih lanjut Anthony mengatakan, terkait dengan kewajiban menyediakan dana cadangan pembayaran utang (sinking fund) sebesar Rp 16,87 miliar. Dana tersebut akan dibayarkan dalam dua tahap yakni 31 Agustus 2009 dan 15 September 2009. Sedangkan besaran sinking fund selanjutnya akan menyesuaikan dengan kupon obligasi untuk dua periode selanjutnya.
"Sumber pendanaan dari internal kas perseroan yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha perseroan," jeals Anthony.
(dro/lih)
"Kupon bunga tertunggak akan dibayarkan secara bertahap sebanyak 4 kali angsuran, dimulai 31 Juli 2009 dan selanjutnya setiap tanggal 15 pada September, Desember dan Maret 2010,” Demikian disampaikan Direktur FREN, Anthony C. Kartawiria, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/7/2009).
Ia mengatakan, pihak BEI meragukan keuangan FREN, mengingat cash flow perseroan per 31 Maret 2009 mengalami defisit Rp 16,25 miliar. Demikian pula pembayaran denda kupon bunga tertunggak dibayarkan 4 kali angsuran masing-masing Rp 250,16 juta pada waktu bersamaan dengan pembayaran kupon bunga tertunggak.
Sementara Mandiri Sekuritas ditunjuk perusahaan selaku penasihat keuangan untuk melakukan kajian terhadap kondisi keuangan perseroan.
Lebih lanjut Anthony mengatakan, terkait dengan kewajiban menyediakan dana cadangan pembayaran utang (sinking fund) sebesar Rp 16,87 miliar. Dana tersebut akan dibayarkan dalam dua tahap yakni 31 Agustus 2009 dan 15 September 2009. Sedangkan besaran sinking fund selanjutnya akan menyesuaikan dengan kupon obligasi untuk dua periode selanjutnya.
"Sumber pendanaan dari internal kas perseroan yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha perseroan," jeals Anthony.
(dro/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 09:19 WIB
Magnus Capital: Bursa Kawasan Beri Sentimen Negatif
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
