detikfinance

PTBA Tak Ikut Tender Batubara Kalori Rendah PLN

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Jumat, 10/07/2009 12:45 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) memastikan tidak akan mengikuti tender pengadaan batubara berkalori rendah (Low Rank Coal/LRC) sebanyak 3,26 juta ton per tahun yang diadakan PT PLN (Persero).

"PTBA belum bisa ikut," ujar Direktur Utama PTBA Sukrisno dalam pesan singkatnya, Jumat (10/7/2009).

Sukrisno menjelaskan alasan pihaknya tidak ikut dalam tender yang dibuka mulai hari ini disebabkan keterbatasan produksi yang sudah disesuaikan dengan kemampuan kapasitas angkut. Selama ini, PTBA memang mengaku sulit menaikkan kapasitas produksi tambang batubara PTBA di Sumatera Selatan, sebab sarana transportasi dari mulut tambang ke pelabuhan terbatas.

"Kami tidak bisa ikut karena ada keterbatasan produksi yang disesuaikan dengan kemampuan kapasitas angkut yang ada," jelasnya. Produksi PTBA tahun ini bekisar 12 juta ton. Dari rencana produksi itu, sebanyak 8,2 juta ton diantaranya dipasarkan untuk domestik dan sisanya masuk ke pasar spot serta kontrak jangka pendek seperti ekspor.
Sementara itu, Kepala Satuan Energi Primer PLN, Nasri Sebayang menyatakan tender yang diadakan PT PLN  ini merupakan tender ketiga yang dilakukan pada tahun ini dan bukan yang terakhir di 2009.

 "Ini tender yang ketiga untuk tahun ini. Mungkin juga masih akan ada tahap berikutnya untuk sisipan-sisipan in case ada yang gagal," ujar Nasri saat dihubungi wartawan.

Seperti diketahui, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuka tender pengadaan batubara berkalori rendah (Low Rank Coal/LRC) sebanyak 3,26 juta ton per tahun. Batubara ini akan digunakan untuk bahan bakar pembangkit program percepatan di Jawa dan luar Jawa.


(epi/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.