KTT-G-8 L'Aquila, Italia
US$ 15 M untuk Ketahanan Pangan Global
Jumat, 10/07/2009 17:52 WIB
L\'Aquila - Untuk mencapai tujuan ketahanan pangan global, KTT telah berhasil menyepakati komitmen untuk memobilisasi dana sebesar paling sedikit US$ 15 Miliar selama 3 tahun ke depan.
Kesepakatan itu dicapai para pemimpin yang hadir pada hari terakhir KTT hari ini, 10/7/2009.
Dari target komitmen tersebut, terindikasi bahwa Jepang akan memberikan dana US$4 miliar, AS US$3 miliar, sedangkan sisanya akan dipenuhi oleh Kanada, Uni Eropa, serta negara lainnya.
Dana tersebut nantinya akan digunakan terutama untuk pembangunan pertanian berkelanjutan dengan tetap memberikan jaminan kepastian terhadap bantuan pangan khususnya dalam kondisi darurat, demikian seperti disampaikan Konselor Pensosbud Musurifun Lajawa kepada detikfinance siang ini, Jumat (10/7/2009)
Hasil lain yang juga dikemukakan dalam Joint Statement L'Aquila adalah perlunya penerapan strategi secara komprehensif membantu negara berkembang dalam aspek ketahanan pangan dengan fokus bantuan lebih diarahkan kepada peningkatan bantuan bagi penguatan kapasitas.
Terkait dengan elemen perdagangan produk pertanian, peserta menilai bahwa efisiensi dan keterbukaan pasar mempunyai peranan yang penting dalam memperkuat keamanan pangan.
Untuk itu strategi nasional dan kawasan perlu mempromosikan keterlibatan petani khususnya petani kecil dan perempuan dalam pasar global, regional, domestik, dan lokal, menolak proteksionisme dan mencegah serta memonitor tindakan atau pembatasan yang mengganggu keseimbangan harga komoditi pangan dunia perlu dihilangkan.
Lebih jauh lagi, komitmen bersama itu diharapkan dapat diterjemahkan secara konkret menjadi aksi nyata yang komprehensif dalam bentuk koordinasi yang efektif, dukungan atas proses/inisiatif nasional dan peningkatan pendanaan serta investasi di bidang pertanian.
KTT G-8 yang ditutup hari ini juga melibatkan pemangku kepentingan lain seperti organisasi intenasional lain seperti PBB, World Bank, IMF, OECD, WTO, FAO, IFAD, WFP dan lainnya yang diwakili oleh para pimpinannya.
Di luar negara anggota G-8, G-5, MEF dan African Outreach, KTT juga mengundang Spanyol, Belanda dan Turki. KTT G-8 juga sepakat untuk meneruskan proses dialog serupa di pertemuan KTT G-8 berikutnya di Muskoka, Kanada tahun depan.
(es/es)
Kesepakatan itu dicapai para pemimpin yang hadir pada hari terakhir KTT hari ini, 10/7/2009.
Dari target komitmen tersebut, terindikasi bahwa Jepang akan memberikan dana US$4 miliar, AS US$3 miliar, sedangkan sisanya akan dipenuhi oleh Kanada, Uni Eropa, serta negara lainnya.
Dana tersebut nantinya akan digunakan terutama untuk pembangunan pertanian berkelanjutan dengan tetap memberikan jaminan kepastian terhadap bantuan pangan khususnya dalam kondisi darurat, demikian seperti disampaikan Konselor Pensosbud Musurifun Lajawa kepada detikfinance siang ini, Jumat (10/7/2009)
Hasil lain yang juga dikemukakan dalam Joint Statement L'Aquila adalah perlunya penerapan strategi secara komprehensif membantu negara berkembang dalam aspek ketahanan pangan dengan fokus bantuan lebih diarahkan kepada peningkatan bantuan bagi penguatan kapasitas.
Terkait dengan elemen perdagangan produk pertanian, peserta menilai bahwa efisiensi dan keterbukaan pasar mempunyai peranan yang penting dalam memperkuat keamanan pangan.
Untuk itu strategi nasional dan kawasan perlu mempromosikan keterlibatan petani khususnya petani kecil dan perempuan dalam pasar global, regional, domestik, dan lokal, menolak proteksionisme dan mencegah serta memonitor tindakan atau pembatasan yang mengganggu keseimbangan harga komoditi pangan dunia perlu dihilangkan.
Lebih jauh lagi, komitmen bersama itu diharapkan dapat diterjemahkan secara konkret menjadi aksi nyata yang komprehensif dalam bentuk koordinasi yang efektif, dukungan atas proses/inisiatif nasional dan peningkatan pendanaan serta investasi di bidang pertanian.
KTT G-8 yang ditutup hari ini juga melibatkan pemangku kepentingan lain seperti organisasi intenasional lain seperti PBB, World Bank, IMF, OECD, WTO, FAO, IFAD, WFP dan lainnya yang diwakili oleh para pimpinannya.
Di luar negara anggota G-8, G-5, MEF dan African Outreach, KTT juga mengundang Spanyol, Belanda dan Turki. KTT G-8 juga sepakat untuk meneruskan proses dialog serupa di pertemuan KTT G-8 berikutnya di Muskoka, Kanada tahun depan.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:02 WIB
Equator Securities: IHSG Akan Menguat Terbatas
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 09:43 WIB
Lautandhana Securindo: Indeks Masih akan Fluktuatif
-
Jumat, 25/05/2012 09:36 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
