Usai Pilpres Dana Asing di SUN Tambah Rp 1,03 Triliun
Sabtu, 11/07/2009 11:20 WIB
Foto: Data SUN
Jakarta - Dana asing yang ditanamkan pada instrumen Surat Utang Negara (SUN) sehari setelah pelaksanaan pemilihan presiden bertambah Rp 1,03 triliun menjadi Rp 88,57 triliun pada 9 Juli 2009, dari posisi sebelumnnya Rp 87,54 triliun pada3 Juli 2009.
Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan yang dikutip detikFinance , Sabtu (11/7/2009).
Sementara dibandingkan dengan akhir Juni 2009, jumlah dana asing yang ditanamkan di SUN bertambah Rp 1,42 triliun.
Dana asing di SUN memang mengalami tekanan sejak bulan November 2008 dimana asing di SUN turun dari Rp 92,81 triliun di Oktober 2008 menjadi Rp 86,42 triliun di November 2008.
Jumlah SUN yang diperdagangkan per 9 Juli 2009 adalah sebanyak Rp 555,91 triliun.
Perbankan menjadi investor yang paling banyak memegang SUN dengan jumlah Rp 272 triliun.
Sementara investor non bank memegang SUN sebesar Rp 259,31 triliun yang terdiri dari reksa dana Rp 37,21 triliun, asuransi Rp 61,54 triliun, dana pensiun Rp 34,36 triliun, perusahaan sekuritas Rp 0,6 triliun, dan lain-lain Rp 37,02 triliun.
Bank Indonesia sampai 9 Juli 2009 memegang SUN sebanyak Rp 24,06 triliun, menurun dibandingkan posisi akhir Juni 2009 yang sebesar Rp 26,79 triliun.
(dnl/dnl)
Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan yang dikutip detikFinance , Sabtu (11/7/2009).
Sementara dibandingkan dengan akhir Juni 2009, jumlah dana asing yang ditanamkan di SUN bertambah Rp 1,42 triliun.
Dana asing di SUN memang mengalami tekanan sejak bulan November 2008 dimana asing di SUN turun dari Rp 92,81 triliun di Oktober 2008 menjadi Rp 86,42 triliun di November 2008.
Jumlah SUN yang diperdagangkan per 9 Juli 2009 adalah sebanyak Rp 555,91 triliun.
Perbankan menjadi investor yang paling banyak memegang SUN dengan jumlah Rp 272 triliun.
Sementara investor non bank memegang SUN sebesar Rp 259,31 triliun yang terdiri dari reksa dana Rp 37,21 triliun, asuransi Rp 61,54 triliun, dana pensiun Rp 34,36 triliun, perusahaan sekuritas Rp 0,6 triliun, dan lain-lain Rp 37,02 triliun.
Bank Indonesia sampai 9 Juli 2009 memegang SUN sebanyak Rp 24,06 triliun, menurun dibandingkan posisi akhir Juni 2009 yang sebesar Rp 26,79 triliun.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
