Genjot Ekspor ke Prancis, RI Buka ITPC di Lyon
Rabu, 15/07/2009 05:17 WIB
Lyon - Departemen Perdagangan Republik Indonesia, melalui Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) telah membuka kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) baru di Lyon, Prancis.
Kantor ITPC Lyon ini melengkapi 20 pusat promosi perdagangan Indonesia di seluruh dunia, berturut-turut: Osaka, Budapest, Sydney, Dubai, Johannesburg, Hamburg, Los Angeles, Sao Paulo, Milan, Lagos, Shanghai, Chinnai, Santiago, Busan, Lyon, Mexico City, Vancouver, Barcelona, Jeddah, dan Chicago.
Pendirian kantor ITPC di Lyon merupakan salah satu strategi diversifikasi produk dan tujuan ekspor, yang ditempuh melalui penguatan kegiatan promosi dan pemasaran produk-produk unggulan dari Indonesia.
Misi utama ITPC adalah memberikan pelayanan informasi pasar, menyelenggarakan kegiatan kontak bisnis, melakukan pembinaan dan pengembangan jaringan bisnis, serta melakukan penanganan permintaan hubungan dagang (trade inquiry).
Pembukaan ITPC Lyon ini dibackup Deplu dan operasionalisasinya akan berada di bawah koordinasi KBRI di Paris, demikian siaran pers ITPC melalui Endra Atmawidjaja, mahasiswa RI di Lyon, yang diterima detikfinance malam ini atau Rabu (15/7/2009).
Pelayanan
Sebagai institusi nirlaba, kantor ITPC Lyon memberikan bantuan pelayanan informasi dan konsultasi bagi pengusaha Prancis yang ingin melakukan pengembangan usahanya ke Indonesia. Berbagai jenis pelayanan ini diberikan cuma-cuma alias tidak ada pungutan biaya.
Jenis pelayanan lainnya antara lain membantu mencarikan mitra dagang (eksportir) potensial di Indonesia, memberikan konsultasi bisnis mengenai situasi dan kondisi perdagangan ekspor Indonesia, pengaturan pertemuan bisnis antara pengusaha Prancis dan Indonesia, pengaturan misi pembelian ke Indonesia, serta membantu memberikan solusi kelancaran bisnis antara pengusaha Perancis dan Indonesia.
Selain itu ITPC juga memiliki ruang pamer yang menampilkan berbagai produk Indonesia seperti furniture, kerajinan tangan, makanan olahan, serta berbagai bahan publikasi, di antaranya untuk profil produk, katalog produk, dan majalah Exportnews.
Mengapa Lyon?
Kantor ITPC Lyon dibuka karena Prancis, sebagai pasar tradisional produk ekspor Indonesia, adalah salah satu dari tiga negara tujuan ekspor terbesar untuk pasar Uni Eropa, bersama Belanda dan Jerman, yang harus dipertahankan dan ditingkatkan nilai ekspornya.
Lyon dipilih sebagai tempat beroperasinya ITPC karena di samping sebagai kota metropolitan terbesar kedua setelah Paris, juga merupakan salah satu pusat kegiatan industri dan pusat bisnis utama di Perancis dan memiliki populasi tinggi: 1,4 juta jiwa.
Di samping itu, walaupun tidak memiliki pelabuhan laut, Lyon mempunyai kemudahan akses transportasi barang sangat baik dengan memanfaatkan sungai Rhone, yang menghubungkannya dengan Marseille. Lokasinya juga strategis, berdekatan dengan pusat perekonomian kota, terutama jasa perkantoran, bisnis dan perdagangan, serta sarana transportasi multi-moda terpadu seperti jalur kereta TGV internasional, jalur tram, metro, bus dan taksi.
Banyak hal menjanjikan yang menyebabkan didirikannya kantor ITPC di Lyon, sehingga transaksi perdagangan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Prancis dapat terus tumbuh secara positif, demikian ITPC Lyon.
(es/es)
Kantor ITPC Lyon ini melengkapi 20 pusat promosi perdagangan Indonesia di seluruh dunia, berturut-turut: Osaka, Budapest, Sydney, Dubai, Johannesburg, Hamburg, Los Angeles, Sao Paulo, Milan, Lagos, Shanghai, Chinnai, Santiago, Busan, Lyon, Mexico City, Vancouver, Barcelona, Jeddah, dan Chicago.
Pendirian kantor ITPC di Lyon merupakan salah satu strategi diversifikasi produk dan tujuan ekspor, yang ditempuh melalui penguatan kegiatan promosi dan pemasaran produk-produk unggulan dari Indonesia.
Misi utama ITPC adalah memberikan pelayanan informasi pasar, menyelenggarakan kegiatan kontak bisnis, melakukan pembinaan dan pengembangan jaringan bisnis, serta melakukan penanganan permintaan hubungan dagang (trade inquiry).
Pembukaan ITPC Lyon ini dibackup Deplu dan operasionalisasinya akan berada di bawah koordinasi KBRI di Paris, demikian siaran pers ITPC melalui Endra Atmawidjaja, mahasiswa RI di Lyon, yang diterima detikfinance malam ini atau Rabu (15/7/2009).
Pelayanan
Sebagai institusi nirlaba, kantor ITPC Lyon memberikan bantuan pelayanan informasi dan konsultasi bagi pengusaha Prancis yang ingin melakukan pengembangan usahanya ke Indonesia. Berbagai jenis pelayanan ini diberikan cuma-cuma alias tidak ada pungutan biaya.
Jenis pelayanan lainnya antara lain membantu mencarikan mitra dagang (eksportir) potensial di Indonesia, memberikan konsultasi bisnis mengenai situasi dan kondisi perdagangan ekspor Indonesia, pengaturan pertemuan bisnis antara pengusaha Prancis dan Indonesia, pengaturan misi pembelian ke Indonesia, serta membantu memberikan solusi kelancaran bisnis antara pengusaha Perancis dan Indonesia.
Selain itu ITPC juga memiliki ruang pamer yang menampilkan berbagai produk Indonesia seperti furniture, kerajinan tangan, makanan olahan, serta berbagai bahan publikasi, di antaranya untuk profil produk, katalog produk, dan majalah Exportnews.
Mengapa Lyon?
Kantor ITPC Lyon dibuka karena Prancis, sebagai pasar tradisional produk ekspor Indonesia, adalah salah satu dari tiga negara tujuan ekspor terbesar untuk pasar Uni Eropa, bersama Belanda dan Jerman, yang harus dipertahankan dan ditingkatkan nilai ekspornya.
Lyon dipilih sebagai tempat beroperasinya ITPC karena di samping sebagai kota metropolitan terbesar kedua setelah Paris, juga merupakan salah satu pusat kegiatan industri dan pusat bisnis utama di Perancis dan memiliki populasi tinggi: 1,4 juta jiwa.
Di samping itu, walaupun tidak memiliki pelabuhan laut, Lyon mempunyai kemudahan akses transportasi barang sangat baik dengan memanfaatkan sungai Rhone, yang menghubungkannya dengan Marseille. Lokasinya juga strategis, berdekatan dengan pusat perekonomian kota, terutama jasa perkantoran, bisnis dan perdagangan, serta sarana transportasi multi-moda terpadu seperti jalur kereta TGV internasional, jalur tram, metro, bus dan taksi.
Banyak hal menjanjikan yang menyebabkan didirikannya kantor ITPC di Lyon, sehingga transaksi perdagangan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Prancis dapat terus tumbuh secara positif, demikian ITPC Lyon.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
