detikfinance

Produksi CPO Indonesia Terancam El Nino

Suhendra - detikfinance
Selasa, 21/07/2009 11:09 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Ancaman El Nino atau kemarau berkepanjangan yang terjadi pada tahun depan diperkirakan akan mempengaruhi sektor perkebunan dalam negeri tak kecuali sektor perkebunan sawit atau produksi crude palm oil (CPO) Indonesia.
 
Meski Begitu, menurut Direktur Jenderal Perkebunan Departemen Pertanian Achmad Manggabarani, ancaman terhadap produksi sawit relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan produksi tanaman lainnya.

Menurutnya, selama ini tanaman kelapa sawit masuk dalam tanaman tahunan yang tidak terpengaruh banyak oleh dampak kemarau.
 
"Perubahan musim sangat terpengaruh pada tanaman musim tapi kalau jenis tanaman tahunan tidak terpengaruh," katanya di sela lokakarya kelapa sawit di Menara Kadin, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
 
Ia menjelaskan, jika kemarau panjang sudah terjadi pada bulan November-Desember tahun 2009, maka belum akan terpengaruh terhadap tanaman sawit.
 
"Pada tahun depan baru bisa terpengaruh, dari 15 persen sampai 20 persen," ucapnya.

Namun kata dia, untuk menekan dampak ancaman kemarau panjang para pengelola perkebunan bisa melakukan langkah-langkah antisipasi diantaranya melakukan sistem pemumpukan dan melakukan sistem pengairan.
 
Ditempat yang sama Ketua Umum Kadin MS Hidayat mengatakan, produksi sawit (CPO) Indonesia pada tahun 2008 mencapai 20 juta metrik ton, sedangkan pada tahun 2020 ditargetkan produksinya mencapai 40 metrik ton dengan luas lahan mencapai 10 juta hektar.
 
"Maka seharusnya pemerintah memprioritaskan tinggi terhadap bidang kelapa sawit," seru Hidayat.



(hen/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.