RI-Kanada Akan Sepakati Perjanjian Koridor Investasi
Selasa, 21/07/2009 18:24 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama Kanada akan menyepakati kerjasama investasi dalam rangka memberikan kepastian hukum kedua negara dalam berinvestasi. Perjanjian bilateral ini diperkirakan akan rampung pada tahun ini setelah sebelumnya dilakukan pembahasan selama dua tahun.
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam sambungan via telepon dari Singapura, Selasa (21/7/2009).
"Kita dan Kanada sedang membahas investment agreement dengan mereka," katanya.
Mari mengatakan, forum kerjasama ini diberi nama Foreign Investment Promotion and Protection Agreement (FIPPA), yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum tehadap para investor kedua negara saat berinvestasi.
"Ini sedang dinegosiasikan, diharapkan bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Harapan kita tahun ini, karena ini sudah dibahas selama dua tahun," katanya.
Ia menjelaskan, cakupan sektor dalam pembahasan kerjasama ini akan mencakup seluruh sektor investasi kedua negara. Sehingga kepastian hukum dan saling memahami kedua negara bisa lebih erat.
"Dari kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan investasi," ucapnya.
Mari juga mengatakan, dalam pertemuan bilateral hari ini dengan pihak Kanada di sela-sela forum menteri perdagangan APEC di Singapura tidak dilakukan pembahasan mengenai BlackBerry.
(hen/ang)
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam sambungan via telepon dari Singapura, Selasa (21/7/2009).
"Kita dan Kanada sedang membahas investment agreement dengan mereka," katanya.
Mari mengatakan, forum kerjasama ini diberi nama Foreign Investment Promotion and Protection Agreement (FIPPA), yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum tehadap para investor kedua negara saat berinvestasi.
"Ini sedang dinegosiasikan, diharapkan bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Harapan kita tahun ini, karena ini sudah dibahas selama dua tahun," katanya.
Ia menjelaskan, cakupan sektor dalam pembahasan kerjasama ini akan mencakup seluruh sektor investasi kedua negara. Sehingga kepastian hukum dan saling memahami kedua negara bisa lebih erat.
"Dari kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan investasi," ucapnya.
Mari juga mengatakan, dalam pertemuan bilateral hari ini dengan pihak Kanada di sela-sela forum menteri perdagangan APEC di Singapura tidak dilakukan pembahasan mengenai BlackBerry.
(hen/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
Jumat, 25/05/2012 10:10 WIB
Erdikha Sekuritas: Yunani dan Uni Eropa Masih Jadi Acuan IHSG
-
Jumat, 25/05/2012 10:02 WIB
Equator Securities: IHSG Akan Menguat Terbatas
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 09:39 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
