detikfinance

Tangguh Siap Kirimkan 56 Kargo LNG Tahun ini

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Rabu, 22/07/2009 14:09 WIB
Foto: Alih/detikFinance
Jakarta - Lapangan Tangguh akan mengirimkan 56 kargo LNG ke para pembelinya tahun ini.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Kepala BP Migas R Priyono usai acara Inspiring Talks di Hotel Grand Melia, Jalan HR Rasuna Raid, Jakarta, Rabu (22/7/2009).

"Tangguh tahun ini akan mengirimkan 56 kargo LNG," ujarnya

Menurut Priyono, 56 kargo tersebut masing-masing akan dikirimkan sebanyak 17 kargo ke Fujian, China dan 19 kargo dikirimkan ke Sempra.

"Sementara untuk pembeli asal Korea Selatan yaitu Posco akan mendapatkan Kiriman 8 kargo dan K Power 12 kargo. Dimana masing-masing kargo Berkapasitas 150 ribu MT," kata Priyono.

Pada kesempatan yang sama, Priyono menjelaskan pengiriman perdana LNG tangguh ke Fujian akan dilakukan pada Jumat (24/7/2009) besok.

"24 Juli dari LNG Tangguh ke Fujian akan dikirimkan," ungkapnya.

Seperti diketahui, Proyek Tangguh memiliki kontrak jangka panjang untuk menyuplai 2,6 juta ton LNG per tahun ke terminal regasifikasi Fujian di China, 1,15 juta ton per tahun kepada K-Power dan Posco di Korea Selatan, dan kontrak fleksibel untuk menyuplai hingga 3,7 juta ton per tahun ke terminal regasifikasi LNG Sempra di  California.

(epi/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.