detikfinance

Pemerintah Takkan Revisi Target Pertumbuhan Ekonomi 2009

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Rabu, 22/07/2009 17:40 WIB
Foto: depkeu
Jakarta - Pemerintah menegaskan tidak akan merevisi pertumbuhan ekonomi tahun ini pasca ledakan bom Di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta.

"Kita tidak merevisi perumbuhan ekonomi karena dari kejadian bom pengaruhnya terhadap aktivitas ekonomi riil sangat tidak signifikan," ujar Plt Menko Perekonomian dan Menkeu Sri Mulyani usai dialog dengan kadin di Wisma Kadin, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/7/2009).

Namun jika ada dampaknya terhadap perekonomian, lanjut Sri Mulyani,maka yang diantisipasi yaitu pada arus manusia yaitu wisatawan asing yang tadinya akan  datang namun kemudian membatalkan.

"Tapi kalau dibandingkan satu tahun tidka berpengaruh yang signifikan. Di hampir seluruh bandara dan pelabuhan laut tidak ada cancel yang mencolok, "  jelasnya.

Selain dari sisi wisatawan, Sri Mulyani  menilai kejadian bom tidak berpengaruh terhadap stok, lalu lintas barang dan harga barang. "Kita tidak lihat dampak ini," ungkapnya.

Sri Mulyani juga menilai kepercayaan pelaku usaha juga masih tinggi atas penanganan pemerintah baik dari sisi keamanan maupun  policy.

"Kami juga sudah bicara dengan Dewan,  Jika butuh tindakan yg ada implikasi anggaran, maka dewan setuju membantu," ungkapnya.

"Atas dasar itulah kami melihat dampak bom tidak akan mempengaruhi proyeksi pertumbuhan," tambahnya.

Senada dengan Menkeu, Ketua Umum Kadin MS Hidayat berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tetap bertahan diatas 4 persen.

"Kami berharap pertumbuhan tetap diatas 4 persen," ungkapnya.



(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.