detikfinance

Indonesia Diusulkan Terapkan Proteksionisme

Indro Bagus SU - detikfinance
Senin, 27/07/2009 12:15 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Indonesia diusulkan menerapkan kebijakan proteksionisme guna memperkuat basis fundamental ekonomi di tengah gejolak krisis keuangan global.

"Saya tidak mau berdebat soal proteksionisme atau pun anti proteksionisme. Tapi saya kira proteksionisme adalah langkah yang baik dilakukan pemerintah Indonesia di tengah krisis global," ujar Pengamat Ekonomi Econit, Hendri Saparini di hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (27/7/2009).

Menurut Hendri, dalam kondisi ekonomi dunia yang masih dalam ketidakpastian seperti saat ini, Indonesia perlu melakukan langkah yang bisa memperkuat fundamental ekonomi. Salah satunya adalah menerapkan proteksionisme ekonomi.

Hendri mencontohkan, saat ini Indonesia menjadi salah satu produsen sekaligus eksportir komoditas timah papan atas di dunia. Namun pada saat yang bersamaan, Indonesia justru melakukan impor produk-produk timah dari luar negeri.

"Itu disebabkan Indonesia hanya mengekspor bahan mentah, kemudian mengimpor kembali bahan mentah yang sudah menjadi bahan jadi yang memiliki nilai tambah," ujarnya.

Menurutnya, secara umum Indonesia banyak melakukan hal serupa dalam komoditas-komoditas lainnya. Padahal, lanjut Hendri, jika Indonesia menerapkan kebijakan proteksionisme akan memberikan peluang bagi Indonesia memproduksi
komoditas-komoditas yang sudah diolah.

"Sekaligus memperkuat fundamental ekonomi Indonesia," ujarnya.

Hendri mengatakan, sangat disayangkan jika dalam kondisi ekonomi sedang tidak menentu seperti ini, Indonesia hanya menggantungkan diri pada datangnya investasi asing sebagai satu-satunya harapan agar roda ekonomi kembali bergerak.

"Saya tidak mengatakan kita harus tolak FDI (foreign direct investment). Jika FDI datang ya bagus, tapi kalau tidak bagaimana? Oleh sebab itu, kita perlu melakukan proteksionisme agar tidak terlalu menggantungkan diri pada investasi asing semata," ujarnya.



(dro/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.