Pertumbuhan Volume Ekspor 2009 Direvisi Jadi Minus 15%
Senin, 27/07/2009 12:45 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kontraksi pertumbuhan volume ekspor Indonesia di tahun 2009 membaik menjadi minus 15% dari prediksi sebelumnya yang sebesar minus 30% jika dibandingkan dengan ekspor tahun lalu.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan faktor utama yang membuat kinerja ekspor membaik adalah pulihnya harga komoditas dunia yang sempat jatuh akibat krisis ekonomi global.
"Mulai Maret-April harga naik. Jadi intinya adalah turunnya mulai Oktober 2008 sampai Februari 2009, lima bulan itu turunnya tajam. Kemudian mulai naik lagi," ujarnya saat ditemui di Gedung Mahkamah Agung,Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (27/7/2009).
Kemudian faktor lain yang membuat kinerja ekspor Indonesia membaik adalah karena stimulus ekonomi yang dilakukan pemerintah China akan mendongkrak permintaan ekspor Indonesia ke negara tersebut. "Misalnya CPO, pasir besi, serta hal-hal yang berkait dengan konstruksi. Itu berbagai faktor yang intinya pada awal tahun kita perkirakan bisa minus 20-30%, sekarang kita revisi perbaikannya minus 15 - 20%," katanya.
Mari mengatakan pada tahun 2010 pertumbuhan ekspor akan kembali positif ke 5% dengan perbaikan kondisi perekonomian global yang akan meningkatkan permintaan barang-barang dari Indonesia.
"Namun volumenya di 2010 masih minus jika dibandingkan 2008, karena recovery -nya masih sangat lemah di 2010," tandasnya.
(dnl/lih)
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan faktor utama yang membuat kinerja ekspor membaik adalah pulihnya harga komoditas dunia yang sempat jatuh akibat krisis ekonomi global.
"Mulai Maret-April harga naik. Jadi intinya adalah turunnya mulai Oktober 2008 sampai Februari 2009, lima bulan itu turunnya tajam. Kemudian mulai naik lagi," ujarnya saat ditemui di Gedung Mahkamah Agung,Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (27/7/2009).
Kemudian faktor lain yang membuat kinerja ekspor Indonesia membaik adalah karena stimulus ekonomi yang dilakukan pemerintah China akan mendongkrak permintaan ekspor Indonesia ke negara tersebut. "Misalnya CPO, pasir besi, serta hal-hal yang berkait dengan konstruksi. Itu berbagai faktor yang intinya pada awal tahun kita perkirakan bisa minus 20-30%, sekarang kita revisi perbaikannya minus 15 - 20%," katanya.
Mari mengatakan pada tahun 2010 pertumbuhan ekspor akan kembali positif ke 5% dengan perbaikan kondisi perekonomian global yang akan meningkatkan permintaan barang-barang dari Indonesia.
"Namun volumenya di 2010 masih minus jika dibandingkan 2008, karena recovery -nya masih sangat lemah di 2010," tandasnya.
(dnl/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Anggota DPR: Benahi Dulu Pelayanan, Baru PNS Naik Gaji
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
