Bea Cukai Tindak Pita Cukai Palsu Rp 3,036 Miliar
Rabu, 29/07/2009 11:38 WIB
Foto: Indro/detikFinance
Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali membongkar sindikat percetakan pita cukai palsu di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 3,036 miliar.
"Penggeledahan telah dilakukan pada 22 Juli 2009. Namun karena masih membutuhkan pengembangan, pemberitahuan baru bisa kita lakukan hari ini," ujar Dirjen DJBC, Anwar Suprijadi di lokasi penggebrekan, Jl Ciputat Raya No 1B, Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Percetakan pita cukai palsu ini berkedok toko makanan ringan di ruko-ruko kecil yang terletak di sisi kanan jalanan. Ruko berukuran kurang lebih 3x10 meter ini terbagi menjadi 3 petak, dimana ruangan paling depan digunakan untuk kedok toko kue, dua ruangan belakang menjadi tempat mencetak pita cukai palsu.
"Barang bukti yang telah diamankan adalah 1 unit mesin cetak, 4 plat cetak, 2 bantalan cetak, film cetak, potongan pita cukai palsu, tinta serta soft copy surat dan dokumen percetakan pita cukai," ujar Anwar.
Anwar menjelaskan kronologi penemuan percetakan pita cukai palsu ini. Pada 2 Juli 2009, Polres Kudus menangkap 3 orang berinisial ER, CPK, dan DVD beserta pita cukai palsu sejumlah 2 rim dan 59 lembar.
"Menurut pengakuan ER, ia memperoleh pita cukai palsu tersebut dari AH yang memproduksi di kawasan Ciputat Raya, Tanah Kusir," ujarnya.
Pada 3-8 Juli 2009, DJBC berhasil memperoleh informasi tentang keberadaan AH di Jakarta. Pada 8-21 Juli 2009, DJBC berhasil menemukan informasi lebih dalam mengenai keberadaan AH dari pihak keluarga tersangka.
"Pada 22 Juli 2009, kontrakan rumah AH digeledah, kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan di lokasi percetakan," jelas Anwar.
Menurutnya, potensi kerugian negara akibat adanya percetakan pita cukai palsu ini mencapai Rp 3,036 miliar. Hingga saat ini, DJBC terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengejar sindikat pita cukai palsu.
(dro/dnl)
"Penggeledahan telah dilakukan pada 22 Juli 2009. Namun karena masih membutuhkan pengembangan, pemberitahuan baru bisa kita lakukan hari ini," ujar Dirjen DJBC, Anwar Suprijadi di lokasi penggebrekan, Jl Ciputat Raya No 1B, Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Percetakan pita cukai palsu ini berkedok toko makanan ringan di ruko-ruko kecil yang terletak di sisi kanan jalanan. Ruko berukuran kurang lebih 3x10 meter ini terbagi menjadi 3 petak, dimana ruangan paling depan digunakan untuk kedok toko kue, dua ruangan belakang menjadi tempat mencetak pita cukai palsu.
"Barang bukti yang telah diamankan adalah 1 unit mesin cetak, 4 plat cetak, 2 bantalan cetak, film cetak, potongan pita cukai palsu, tinta serta soft copy surat dan dokumen percetakan pita cukai," ujar Anwar.
Anwar menjelaskan kronologi penemuan percetakan pita cukai palsu ini. Pada 2 Juli 2009, Polres Kudus menangkap 3 orang berinisial ER, CPK, dan DVD beserta pita cukai palsu sejumlah 2 rim dan 59 lembar.
"Menurut pengakuan ER, ia memperoleh pita cukai palsu tersebut dari AH yang memproduksi di kawasan Ciputat Raya, Tanah Kusir," ujarnya.
Pada 3-8 Juli 2009, DJBC berhasil memperoleh informasi tentang keberadaan AH di Jakarta. Pada 8-21 Juli 2009, DJBC berhasil menemukan informasi lebih dalam mengenai keberadaan AH dari pihak keluarga tersangka.
"Pada 22 Juli 2009, kontrakan rumah AH digeledah, kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan di lokasi percetakan," jelas Anwar.
Menurutnya, potensi kerugian negara akibat adanya percetakan pita cukai palsu ini mencapai Rp 3,036 miliar. Hingga saat ini, DJBC terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengejar sindikat pita cukai palsu.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Anggota DPR: Benahi Dulu Pelayanan, Baru PNS Naik Gaji
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
