Laba Bersih Indocement Melambung 51,8% di Semester I-2009
Kamis, 30/07/2009 09:45 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Laba bersih PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk pada semester I-2009 tercatat sebesar Rp 1,172 triliun atau melonjak 51,8 persen dari periode tahun lalu yang sebesar Rp 772 miliar. Dampak yang paling terasa mendorong lonjakan laba bersih tersebut adalah kenaikan penghasilan bunga serta menurunnya beban bunga dan beban keuangan lainnya.
Berdasarkan publikasi perseroan yang dikutip detikFinance, Kamis (30/7/2009), perseroan sesungguhnya mencatat kerugian kurs sebesar Rp 32,8 miliar dibanding laba kurs di semester I-2008 sebesar Rp 18,3 miliar. Namun kerugian ini tertutup keuntungan dari lumbung-lumbunga laba lainnya.
Pendapatan bersih Indocement pada semester I-2009 tercatat Rp 4,79 miliar atau naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,489 miliar. Di sisi lain, beban usaha perseroan bisa ditekan jadi Rp 612,73 miliar dari Rp 724,59 miliar.
Sebagai konsekuensi, laba usaha perseroan pun terdongkrak dari Rp 1,125 triliun di semester I-2008 menjadi Rp 1,628 triliun di semester I-2009. Sedangkan kerugian dari pos beban lain-lain tercatat turun jauh dari Rp 27,1 miliar menjadi Rp 9,28 miliar.
Laba bersih per saham untuk para investor di semester I-2009 pun tercatat naik menjadi Rp 318,5 dari periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp 209,8.
(lih/lih)
Berdasarkan publikasi perseroan yang dikutip detikFinance, Kamis (30/7/2009), perseroan sesungguhnya mencatat kerugian kurs sebesar Rp 32,8 miliar dibanding laba kurs di semester I-2008 sebesar Rp 18,3 miliar. Namun kerugian ini tertutup keuntungan dari lumbung-lumbunga laba lainnya.
Pendapatan bersih Indocement pada semester I-2009 tercatat Rp 4,79 miliar atau naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,489 miliar. Di sisi lain, beban usaha perseroan bisa ditekan jadi Rp 612,73 miliar dari Rp 724,59 miliar.
Sebagai konsekuensi, laba usaha perseroan pun terdongkrak dari Rp 1,125 triliun di semester I-2008 menjadi Rp 1,628 triliun di semester I-2009. Sedangkan kerugian dari pos beban lain-lain tercatat turun jauh dari Rp 27,1 miliar menjadi Rp 9,28 miliar.
Laba bersih per saham untuk para investor di semester I-2009 pun tercatat naik menjadi Rp 318,5 dari periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp 209,8.
(lih/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Telat Laporkan Kinerja Keuangan, Bank Mutiara Diomelin Bursa
-
Jumat, 25/05/2012 10:10 WIB
Erdikha Sekuritas: Yunani dan Uni Eropa Masih Jadi Acuan IHSG
-
Jumat, 25/05/2012 10:02 WIB
Equator Securities: IHSG Akan Menguat Terbatas
-
Jumat, 25/05/2012 09:58 WIB
Spanola Tambah Saham, RICY Menuju Rp 500?
-
Jumat, 25/05/2012 09:54 WIB
Semesta Indovest: Bursa Berpeluang Masuk Zona Hijau
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Kemenkeu Klaim Pembenahan di Ditjen Pajak Terus Berjalan
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 09:39 WIB
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
